Kamis, 9 April 2026

Bandara Kertajati Jawa Barat Promosi Sampai ke Batam

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menyambangi Kota Batam untuk promosi serta menyerap aspirasi dari para pelaku wisata dan jasa penerb

TRIBUNBATAM/HENING
Kegiatan promosi dan serap aspirasi bersama Bandara Kertajati di Harris Hotel Batam Center, Batam, Rabu (29/11/2023). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM  - Genap sebulan beroperasi, tim dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menyambangi Kota Batam untuk promosi serta menyerap aspirasi dari para pelaku wisata dan jasa penerbangan di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (29/11/2023).

Direktur Utama PT. BIJB Kertajati, Muhammad Singgih, mengungkapkan, Bandara Kertajati telah resmi beroperasi untuk mengakomodir penumpang pesawat yang hendak berkunjung ke sejumlah wilayah di Jawa Barat serta Jawa Tengah bagian barat.

"Majalengka dari Bandung cuma 45 menit, dari pusat kota kurang lebih 1 jam 10 menit. Kota-kota di sekitar bandara ada Cirebon, Indramayu, Brebes, Tegal, Karawang, dan lain sebagainya. Maka dari itu, penumpang yang ingin ke kota-kota tersebut paling baik kalau melalui Bandara Kertajati," ujar Singgih, di Harris Hotel Batam Center, Batam.

Bandara yang mengusung konsep aerocity di lahan 1.800 hektare ini memiliki fasilitas yang cukup mumpuni, di antaranya runway sepanjang 60x3000 meter, luas terminal penumpang 121 ribu meter persegi, dan terminal kargo 90 ribu meter persegi, serta ruang tunggu penumpang yang megah dan nyaman.

Ada dua hotel besar yang berada di sekitar kawasan bandara ini, yaitu Horizon Ultima Kertajati dan Fieris Kertajati. Kemudian, moda transportasi yang yang bisa digunakan untuk ke kota-kota lainnya juga cukup banyak.

Menurutnya, potensi penumpang dari Batam menuju Bandara Kertajati cukup besar, melihat banyaknya warga Batam yang berasal dari Jawa Barat.

Arus masuk orang ke daerah Jawa Barat pun cukup banyak, tetapi selama ini, sebagian besar penumpang masih memilih melewati Bandara Soekarno-Hatta.

"Para penumpang saat ini mungkin masih ragu mempertimbangkan akses menuju daerah-daerah yang dituju dari Kertajadi, tapi sebenarnya kami sudah menyediakan fasilitas antar moda transportasi yang cepat, efisien, dan terjangkau," ujar Singgih.

Sejak awal beroperasi pada 29 Oktober 2023 lalu, Bandara Kertajati sudah melayani rata-rata dua ribu penumpang per hari.

Targetnya, di tahun 2024, akan masuk 1,6 juta penumpang, lalu di tahun 2025 ada 3,7 juta penumpang, hingga di tahun 2030 akan ada 8 juta penumpang masuk melewati Bandara Kertajati.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia, Alvin Lie, menilai, beroperasinya Bandara Kertajati dapat menjadi keuntungan bagi kedua belah pihak, baik Jawa Barat maupun Batam.

Ia menyarankan, selain gencar melakukan promosi yang mengangkat keunggulan bandara, Bandara Kertajati juga harus menonjolkan potensi-potensi wisata yang ada di Jawa Barat dalam promosinya.

"Potensi wisata di sana luar biasa, baik itu pemandangan alam, kuliner, kesenian budaya, serta produk-produk lokal yang sangat menarik," ujar Alvin.

Pihaknya berharap, melalui pertemuan ini, para travel agent di Batam bisa menciptakan paket-paket wisata untuk warga Batam yang ingin berlibur ke Jawa Barat, atau pun sebaliknya, melalui Bandara Kertajati.

Hal ini bertujuan agar terciptanya kemajuan pariwisata di kedua daerah secara timbal balik. (hsu)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved