BANJIR DI BATAM
Banjir di Batam Viral, Walikota Sebut Lurah dan Camat Kurang Goro
Walikota Batam Muhammad Rudi terkait banjir menyebut lurah dan camat kurang goro membersihkan drainase.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi buka suara terkait banjir di Batam yang viral di medsos, Kamis (30/11/2023).
Ia menyebut camat dan lurah tak aktif gotong royong dalam membersihkan drainase.
Rudi mengungkap beberapa hal penyebab banjir di Batam.
Pertama, ada drainase yang dibuat cukup untuk menampung debit air baik dari yang digunakan masyakarat atau dari atas atau hujan.
Kedua, pembangunan drainase yang ada saat ini masih sama seperti perhitungan awal, atau sudah ada sedimen yang menyebabkan aliran air tidak lancar.
Begitu juga dengan sampah yang biasa menjadi penghambat saluran air.
Baca juga: Banjir di Batam VIRAL, Wanita Bawa Motor Jatuh Terseret Arus Air
"Saya minta Asisten 1 Yusfa Hendri untuk tanggungjawab memimpin kegiatan goro ini," kata Muhammad Rudi yang didampingi Yusfa, Jumat (1/12/2023).
Ia melanjutkan untuk saat ini pihaknya akan fokus memperlancar aliran air atau drainase.
Normalisasi di drainase yang permanen, dan bisa dijangkau oleh alat berat.
Ia mengungkapkan alat berat yang dimiliki Pemko Batam saat ini cukup untuk mempercepat normalisasi, agar persoalan banjir bisa teratasi.
"Kami mau aliran drainase ini lancar dulu. Kalau ada tersumbat, kita bersihkan dulu," imbuhnya.
Sementara untuk drainase yang tidak permanen, atau sulit dijangkau oleh alat berat, akan dibersihkan oleh manual.
Baca juga: Banjir di Batam Bikin Penghuni Rusunawa Perumnas Piayu Payah Beraktivitas
Mengenai ruas jalan yang baru dilaksanakan, Rudi mengakui proses baru berjalan.
Intensitas hujan yang cukup tinggi turut membawa tanah masuk ke parit.
Sehingga bisa menjadi salah satu penyumbat aliran air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Banjir-di-Batam-viral-di-medsos.jpg)