Berkat Program TJSL BRI, Anak-anak Stunting di Jakarta Timur Dapat Paket Makan Bergizi
Aisyah (4) nampak kegirangan ketika pintu rumahnya dibuka sang ibu. Aisyah dan Afifah adalah balita kembar yang lahir 3 Mei 2019 silam.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Aisyah (4) nampak kegirangan ketika pintu rumahnya dibuka sang ibu.
Bocah tersebut begitu antusias menerima tamu yang menyambangi rumahnya di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/11/2023) siang.
Di lain sisi, saudari kembarnya, Afifah (4) hanya terdiam dalam gendongan sang ibu.
Aisyah dan Afifah adalah balita kembar yang lahir 3 Mei 2019 silam.
Sekilas, nampak perbedaan yang begitu mencolok antara kedua bocah perempuan itu dengan anak-anak seusia mereka. Aisyah dan Afifah belum juga bisa berjalan layaknya balita seusia mereka. Tubuh keduanya pun terlihat begitu kurus.
Alih-alih berjalan seperti anak-anak umumnya, Aisyah dan Afifah hanya bisa menggelesot di lantai untuk bisa berpindah dari satu sudut rumahnya ke sudut yang lain.
Kadang-kadang di tengah kesulitan berjalan akibat tubuhnya yang begitu kurus, Aisyah yang lebih bersemangat memilih memegangi dinding agar bisa menggunakan kedua kakinya. Berbeda dengan sang kakak, Afifah yang postur tubuhnya lebih kecil lagi memilih untuk berada di pelukan sang ibu saja.
Anak kelima dan keenam pasangan suami istri, Muhammad Wahyudi dan Nurkasih itu adalah anak-anak yang menderita stunting.
Tumbuh kembang Aisyah dan Afifah tidak sempurna hingga menyebabkan berat badan dan tinggi badan mereka tidak seperti anak di umur mereka seharusnya.
Aisyah hanya memiliki berat badan 9,8 kilogram, sedangkan sang adik hanya 8 kilogram.
Angka tersebut cukup jauh dari berat badan yang seharusnya mencapai 12 kilogram. Kekurangan gizi kronis yang dialami keduanya menghambat pertumbuhan otot Aisyah dan Afifah hingga sulit berjalan.
Akibatnya, Aisyah dan Afifah pun tidak bisa beraktifitas dengan leluasa seperti anak-anak usia empat tahun. Sehari-hari kakak beradik kembar itu hanya bisa bermain di dalam rumah saja lantaran tidak bertenaga untuk berdiri dan berjalan.
Mereka tak pernah bisa bermain dengan anak-anak lainnya di sekitar lingkungan rumah mereka.
"Dari lahir mereka memang sudah kecil banget. Aisyah waktu lahir beratnya cuma 1,7 kilogram, kalau Afifah bahkan cuma 1,5 kilogram. Selama masa kehamilan saya memang kurang asupan gizinya. Sebetulnya saya juga tidak menyangka bakal hamil mereka ini, karena saat itu usia saya saja sudah 40 tahun, jadi saya kaget, bingung juga," ujar Nurkasih kepada Tribunbatam.id.
Nurkasih yang merupakan seorang ibu rumah tangga tersebut mengungkapkan jika kedua anaknya itu diketahui mengalami stunting sejak usia tiga tahun, dan baru dipantau intensif belakangan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1012_Bantuan-BRI.jpg)