Rabu, 15 April 2026

LINGGA TERKINI

Damkar Lingga Evakuasi 2 Jenis Ular yang Masuk Rumah Warga di Daik Sepincan

Hal itu dengan adanya aduan rumah warga dimasuki ular berjenis ular babi berukuran lebih kurang 2 meter dan ular king kobra berukuran lebih kurang 3 m

Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
Damkar Lingga untuk Tribun Batam
Damkar Kabupaten Lingga evakuasi 2 ular di satu lokasi masuk rumah warga di Kelurahan Daik Sepincan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali  melakukan evakuasi ular di rumah warga Daik, Kecamatan Lingga, Sabtu (9/12/2023).


Bahkan, kali ini Damkar Lingga unit Daik mengevakuasi dua jenis ular sekaligus di Kelurahan Daik Sepincan.


Komandan Pleton (Danton) Damkar Wilayah Daik Lingga, Novi Sarizal awalnya menerima laporan via telepon.


Hal itu dengan adanya aduan rumah warga dimasuki ular berjenis ular babi berukuran lebih kurang 2 meter dan ular king kobra berukuran lebih kurang 3 meter.


Ia menjelaskan, pada pukul 16:45 WIB, petugas menerima laporan adanya  ular sawo Kopi atau ular tembaga hitam yang Informasinya diterima seorang warga, Rudi


"Ular tersebut hendak masuk ke dalam rumahnya," ungkap Novi kepada TribunBatam.id, Minggu (10/12).


Setelah informasi diterima Kasi Damkar bersama 5 personel  meluncur ke lokasi.


"Dalam menindak lanjuti laporan tersebut Petugas Pemadam Kebakaran Langsung menuju ke lokasi dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Muhammad Rahadi," sebutnya.


Sampai di lokasi petugas langsung melakukan evakuasi dengan menggunakan 2 stik jepit ular dan 1 stik Pengait, dalam waktu 5 menit ular tersebut sudah berhasil di Evakuasi.


"Pada waktu pelaksanaan tidak ada kendala yang dihadapi di lapangan, semua berjalan dengan aman dan terkendali. Pukul 16:50 WIB Petugas sudah kembali bersiaga di Posko," ujarnya.


Kemudian pada pukul 17:00 WIB petugas menerima informasi kembali dari Rudi, bahwa dirumahnya hendak dimasuki 1 ekor ular lagi yang berjenis king cobra, dengan panjang 3 meter.


"Satu rumah 2 ekor ular, hanya berjarak waktu 15 menit setelah selesai laporan pertama. Ular tersebut dibawa kembali ke Posko dan dilepaskan ke habitatnya," ujarnya.


Selama proses evakuasi berlangsung lanjut Novi, disaksikan langsung oleh penghuni rumah dan warga setempat.


Novi pun mengaku, bahwa kasus temuan ular yang masuk di pemukiman warga memang banyak belakangan ini.


Hal itu salah satu disebabkan, karena wilayah di Daik Lingga khususnya masih asri dengan hutan dan dekat dengan semak belukar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved