PENGUNGSI ROHINGYA
Opsi Pulau Galang Batam Tampung Pengungsi Rohingya serta Seruan Presiden Jokowi
Wacana Pulau Galang Batam sebagai penampungan pengungsi Rohingya sebelumnya disampaikan Wapres RI, Ma'ruf Amin.
TRIBUNBATAM.id - Jumlah pengungsi Rohingya yang datang ke Aceh makin banyak saja.
Pengungsi Rohingya telah mendarat di Provinsi Aceh sejak pertengahan November 2023 lalu.
Mereka datang menggunakan perahu dan tiba di pantai Aceh.
Kedatangan 139 orang pada Sabtu (2/12) dini hari misalnya.
Warga Aceh ada yang menolak kedatangan pengungsi Rohingya ini lantaran disebut kerap membuat masalah.
Seperti melarikan diri dari penampungan hingga mengeluh saat menerima makanan.
Baca juga: Warga Lamreh Aceh Besar Antar Imigran Rohingya ke Kantor Gubernur
Sebut saja 16 pengungsi Rohingya melarikan diri dari lokasi penampungan di bekas Gedung Imigrasi Lhokseumawe, Aceh.
Ini bukan yang pertama, Senin (27/11), ada tujuh pengungsi etnis Rohingya yang melarikan diri dari lokasi penampungan di bangunan bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe.
Selain Aceh, sejumlah pengungsi Rohingya juga tersebar pada penampungan sementara di Aceh, Medan hingga Pekanbaru.
Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan jumlah pengungsi Rohingya di Indonesia saat ini mencapai 1.478 orang.
Beberapa dari mereka ada yang telah dikembalikan ke negara asalnya, Myanmar.
Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pun terseret dalam penanganan pengungsi Rohingya ini.
Baca juga: Satu Penyelundup Pengungsi Rohingya ke Aceh Ditangkap, Dua Rekannya Masih Buron
Tepatnya setelah Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Ma'ruf Amin mengungkap opsi untuk memindahkan pengungsi di Rohingya di sana.
Meski demikian, Ma'ruf Amin menyebut akan membicarakan lagi teknisnya.
Saat berada di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (5/12), isu pengungsi Rohingya menurutnya adalah masalah kemanusiaan yang harus diatasi bersama antarpemangku kepentingan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Opsi-Pulau-Galang-Batam-tempat-pengungsi-Rohingya.jpg)