BATAM TERKINI
Batam Kota Baru, Rudi Ungkap Makna dan Harapan di Balik HUT ke-194
Walikota Rudi mengungkapkan makna dan harapan di balik tema Batam Kota Baru. Ia menyebut Kota Batam adalah kota metropolitan yang berkembang pesat dan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kota Batam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-194 pada Senin (18/12/2023) dengan mengusung tema "Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru". Upacara peringatan HUT Kota Batam berlangsung di alun-alun Engku Putri Batam Center dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Walikota Batam Muhammad Rudi bertindak sebagai inspektur upacara yang mengenakan baju adat Melayu berwarna hijau lengkap dengan tanjak dan kain songket.
Upacara dibuka dengan penampilan tari persembahan yang menggambarkan semangat dan kekayaan budaya Kota Batam.
Dalam amanatnya, Walikota Rudi mengungkapkan makna dan harapan di balik tema Batam Kota Baru. Ia menyebut Kota Batam adalah kota metropolitan yang berkembang pesat dan menjadi rumah bagi banyak individu dengan berbagai latar belakang.
Baca juga: Transformasi Pelabuhan Batam, Perkuat Nadi Ekonomi Menuju Batam Kota Baru
"Batam Baru adalah kota yang dipenuhi individu yang tangguh, bekerja keras, terus berinovasi, dan memiliki tekad yang kuat," kata Rudi.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam membangun Kota Batam yang lebih baik. Ia mengajak masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk bersama-sama berkontribusi untuk memajukan Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang modern dan sejahtera.
Salah satu capaian yang menjadi kebanggaan Kota Batam adalah penetapan Rempang Eco-City sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh pemerintah pusat. Rempang Eco-City adalah kawasan pengembangan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
"Pada kesempatan yang berbahagia ini kami sampaikan bahwa dalam rangka pengembangan Kawasan Rempang Eco-City pada 8 Desember 2023 telah ditetapkan Perpres No. 78," ujar Rudi.
Rempang Eco-City diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan kemajuan Kota Batam. Rempang Eco-City juga menjadi salah satu upaya Kota Batam untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan menjaga kelestarian alam.
Baca juga: Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Siapkan Diri Menuju Batam Kota Baru
Walikota Rudi juga mengingatkan sejarah Kota Batam yang berawal dari surat perintah yang dikeluarkan oleh Dipertuan Muda Riau Lingga kepada Raja Isa Ibni Raja Ali sebagai pemegang perintah atas Nongsa dan sekitarnya pada tanggal 22 Jumadil Akhir 1245 Hijriyah atau bertepatan dengan 18 Desember 1829.
"Sejarah ini menjadi bukti bahwa Kota Batam memiliki akar budaya yang kuat dan identitas yang khas. Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya kita sebagai bagian dari Batam Kota Baru," tutur Rudi.
Turut hadir dalam upacara HUT Kota Batam ke-194, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Kepala Forkopimda, serta para pimpinan OPD dan BUMN/BUMD.(AMINUDDIN/TRIBUNBATAM.id)
Baca Berita Tribun Batam Lainya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Upcara-peringatan-HUT-Kota-Batam.jpg)