Sabtu, 25 April 2026

COVID 19 DI BATAM

Kasus Covid-19 Varian JN.1 Mulai Menyebar di Indonesia, Begini Karateristik Virus Ini

Kasus Covid-19 varian JN.1 terdeteksi di Jakarta dan Batam, begini karateritis varian coronavirus ini.

|
Kompas.com
Kasus varian JN.1 terdeteksi di Jakarta dan Batam, begini karateristik virus tersebut. Foto ilustrasi. 

TRIBUNBATAM.id - Setelah Singapura muncul dan merebak subvarian Corona JN.1, kini kasus Covid-19 varian terbaru ini sudah masuk ke Indonesia.

Kasus JN.1 terdeteksi di DKI Jakarta dan Batam.

"Kasus JN.1 sudah ada di Indonesia. Umumnya DKI Jakarta," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu Kemenkes RI, Selasa (19/12/2023).

Dia mengungkap bahwa 4 kasus Covid-19 varian JN.1 tersebut terdeteksi di Indonesia, antara lain, 1 kasus di Jakarta Selatan, dan 1 kasus di Jakarta Timur, pada 17 November 2023.

Selain itu, JN.1 yang merupakan sublineage dari Omicron BA.2.86 itu juga terdeteksi 1 kasus di Jakarta Utara pada 23 November, dan 1 kasus di Batam pada 13 Desember 2023.

Pimpinan teknis COVID-19 WHO Maria Van Kerkhove melalui media sosialnya mengungkapkan bahwa JN.1 atau subvarian dari BA.2.86 dikategorikan sebagai variant of interest (VOI). 

Kini penyebarannya terus meluas ke banyak negara.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kemenkes RI Temukan Covid-19 Varian Baru JN.1 di Batam

Baca juga: Kadinkes Kepri Siapkan Vaksin Covid-19 LAGI Imbas Lonjakan Varian Baru Corona

"JN.1 sudah menjadi VOI (variant of interest) dan peredarannya terus meningkat," beber Maria.

Dalam pesan videonya, Kerkhove mengatakan bahwa lonjakan infeksi saluran pernafasan baru-baru ini disebabkan oleh berbagai alasan, seperti infeksi lainnya.

Itu termasuk COVID-19, flu, rhinovirus, mycoplasma pneumonia, dan lainnya.

Selain itu, meningkatnya pertemuan selama musim liburan juga menjadi alasan lain yang menyebabkan kasus COVID-19 kembali meningkat.

"Dan ketika orang-orang berkumpul, mereka menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, terutama jika ventilasi buruk. Patogen yang menyebar secara efisien antar manusia dan melalui udara akan mengambil keuntungan," jelasnya.

Karakteristik Varian JN.1

Seorang ahli imunologi yang berbasis di Beijing dan tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada Global Times bahwa lebih banyak kasus varian JN.1 diperkirakan akan muncul.

Virus tidak mengenal batas, dan penyakit menular adalah takdir bersama seluruh umat manusia.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved