Selasa, 7 April 2026

JOKI IMEI DI BATAM

Ada Peran Pengusaha HP Batam di Balik Maraknya Joki IMEI di Pelabuhan Batam Centre

Dari lima orang yang diamankan polisi, satu diantaranya adalah Bos HP bekas yang ada di Batam. Dia adalah orang yang mengatur dan membiayai Para Joki.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
tribunbatam.id/eko setiwan
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Moch Dwi Ramadanto 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Para pelaku Joki IMEI di Batam ternyata mempunyai modus yang sudah disusun secara rapi.

Mereka berani membayar orang yang hendak nyebrang dari Singapura ke Batam untuk meloloskan HP bekas ini.

Satu orang diupah Rp 300 ribu setelah membawa dan mendaftarkan IMEI iPhon di Pelabuhan Batam Centre.

Mereka mendekati para penumpang di pelabuhan Singapura.

Itu merupakan modus yang dilakukan para pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Dwi Ramadanto mengatakan, untukn tahap awal pemeriksaan memang pra Joki IMEI ini diupah Rp 300 ribu.

Baca juga: BREAKING NEWS, Lima Joki IMEI di Batam Dibekuk Polisi

Baca juga: Respons Kapolresta Barelang Soal Joki IMEI Ponsel di Pelabuhan Batam Center

"Modusnya itu menawarkan di Pelabuhan Singapura kepada para penumpang yang hendak menyebrang ke Batam. Kini akan terus dalami kasus ini," tegasnya.

Untuk Joki yang diamankan terserbut adalah MR, LAT, dan JR.  Ketiga orang tersebut membawa HP atas perintah Ir.

Tidak sampai disana, IR ternyata diperintahkan oleh pemain besar HP bekas di Batam yang berinisial LK.

Ditangkap di Pelabuhan Batam Centre

Satreskrim Polresta Barelang gerak cepat setelah viralnya penyelundupan HP ilegal dari Singapura ke Kota Batam, Kepulauan Riau.

Ada lima orang yang diamankan dalam kasus kejahatan IMEI oleh Polresta Barelang.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Muhamad Ramadanto saat dikonfirmasi Satreskrim Polresta Barelang, Rabu (27/12/2023) membenarkan hal tersebut.

Penangkapan sendiri dilakukan oleh Satreskrim Polresta Barelang di Pelabuhan Internasional Batam Centre.

"Benar kita sudah mengamankan para pelaku. Semuanya berjumlah lima orang," sebut Ramadanto saat dikonfirmasi Tribun Batam

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved