Senin, 20 April 2026

MASALAH AIR DI BATAM

Viral Air Warga Tiban Berubah Hitam Pekat, PT Air Batam Hilir Angkat Bicara

PT Air Batam Hilir angkat bicara soal air di daerah Tiban yang viral berwarna hitam pekat. Hal itu disebut karena ada kebocoran pipa di tiga area

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
VIRAL DI BATAM - Tangkapan layar video viral di Batam mengenai air keran di rumah warga yang berwarna hitam pekat 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Viral di media sosial warga di Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam mengeluhkan kualitas air keran di rumah mereka yang berwarna hitam pekat.

Video itu viral di media sosial Instagram, setelah seorang netizen memposting video yang menunjukkan kondisi air di rumahnya yang berwarna hitam pekat.

Dalam video yang diunggah pada tanggal Sabtu (30/12/2023) malam, sekitar pukul 00.29 WIB, terlihat air dalam video viral yang mengalir dari keran sangat keruh, seperti air parit.

Pemosting menulis caption "DAPAT AIR PARIT NIH" dan menanyakan apakah netizen lain juga mengalami hal yang sama.

Baca juga: Air Batam Hilir Informasikan Kebocoran Pipa, Berikut Area Terdampak

Banyak netizen yang memberikan komentar dan mengekspresikan rasa kaget, jijik, dan khawatir terhadap kualitas air yang sangat buruk.

Mereka mengatakan, mereka tidak mau mandi atau sikat gigi dengan air tersebut. Karena takut bisa menyebabkan penyakit kulit atau masalah kesehatan lainnya.

Beberapa netizen juga mengaku pernah mengalami masalah serupa di daerah mereka.

Terkait postingan yang viral ini, Humas PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah Lubis, mengatakan penyebab air keran berwarna hitam pekat itu karena adanya kebocoran pipa di tiga area, yaitu Tiban 1, Tiban Princess, dan Tiban Diamond.

Baca juga: Mati Air di Batam dan Kendala Perbaiki Pipa Pecah di Baloi Gegara Ekskavator

Selain itu, ada juga pipa yang pecah dan mengganggu suplai dan kualitas air di Tiban dan sekitarnya.

"Kami sudah melakukan perbaikan dan normalisasi suplai air secara bertahap. Saat ini, kualitas air sudah kembali normal dan sebagian besar area yang terdampak sudah mendapatkan suplai air yang baik. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan kami," ujar Ginda, Minggu (31/12/2023).

Ginda juga mengharapkan kerja sama dari pelanggan untuk melaporkan jika ada gangguan atau keluhan terkait layanan air. (TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved