Selasa, 12 Mei 2026

RAMADAN

Cara Menunaikan Puasa Qadha Ramadan yang Sudah Lupa Jumlah Harinya

Inilah cara menunaikan puasa qadha Ramadan yang sudah lupa jumlah harinya. Di antaranya dengan memaksimalkan puasa di hari-hari lain di luar Ramadan

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
PUASA QADHA RAMADAN - Ilustrasi Puasa. Inilah cara menunaikan puasa qadha Ramadan yang sudah lupa jumlah harinya 

Apabila kesulitan mengingat jumlah tepat dari utang puasa Ramadan, ada baiknya kita memaksimalkan dari perkiraan jumlahnya selama ini.

Kita bisa membayarnya lewat puasa di hari Senin dan Kamis, atau dengan puasa Daud, namun tetap diniatkan dengan puasa qadha Ramadan.

Karena sesungguhnya, Allah SWT ingin melihat kesungguhan hambanya dalam mematuhi dan melaksanakan perintah-Nya.

Bersyukurlah bahwa Allah masih memberikan petunjuk kasih sayang dan taubat bagi hambanya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS An Nisa ayat 17:

إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Innamat-taubatu ‘alallāhi lillażīna ya’malụnas-sū'a bijahālatin ṡumma yatụbụna ming qarībin fa ulā'ika yatụbullāhu ‘alaihim, wa kānallāhu ‘alīman ḥakīmā

Artinya: "Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana".

Rasulullah SAW pernah memberi saran terkait orang yang mengerjakan salat, namun ragu dalam jumlah rakaat salatnya.

Baca juga: Delapan Keistimewaan Ramadan, di Antaranya Bulan Al-Quran Diturunkan dan Bulan Sabar

"Apabila kalian ragu dalam salat, hendaknya dia buang keraguannya dan dia ambil yang lebih meyakinkan...." (HR. Abu Daud 1024, sahih menurut Al-Albani).

Hal ini dapat diterapkan untuk puasa qadha Ramadan yang lupa jumlah harinya. Apabila bingung apakah meninggalkan puasa sebanyak 12 atau 15 hari, maka pilih 15 hari yang lebih meyakinkan.

Bagaimana jika puasa yang ditinggalkan begitu banyak sampai-sampai tak terhitung lagi jumlahnya?

Mengenai hal tersebut, Ibnu Qudamah mengatakan agar orang tersebut melakukan qadha puasa terus-menerus hingga hilang keraguannya dan sudah yakin telah melunasi seluruh kewajiban yang telah ia tinggalkan.

"Apabila tanggungan puasa sangat banyak, dia harus terus-menerus melakukan qadha. Jika dia tidak tahu berapa jumlah hari yang menjadi kewajiban puasanya, maka dia harus mengulang-ulang qadha puasa, sampai dia yakin telah menggugurkan seluruh tanggungannya."

Sebagai tambahan, Ustaz Adi Hidayat menganjurkan agar melakukan qadha puasa pada hari Senin ataupun Kamis. Ini karena pada kedua hari tersebut, umumnya orang-orang melakukan puasa sunnah, sehingga kita tidak merasa terlalu berat dalam melakukan saum.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved