Sabtu, 16 Mei 2026

BATAM TERKINI

Penemuan Mayat di Batam Buat Geger Warga Kampung Belimbing Bengkong Sadai

Warga Kampung Belimbing, Bengkong Sadai menceritakan awal mula penemuan mayat di Batam pada Kamis (8/2/2024) sore.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
PENEMUAN MAYAT DI BATAM - Lokasi penemuan mayat laki-laki di Kampung Belimbing, Sadai, Bengkong, Batam, Kepri, Jumat (9/2/2024). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penemuan mayat di Batam membuat gempar warga Kampung Belimbing, Bengkong Sadai, Kamis, (8/2/2024) sore.

Bahkan hingga Jumat (9/2/2024), kematian pria berinisial Z berumur 64 tahun itu masih menjadi perbincangan warga di sana.

Pria asal Blitar, Jawa Timur itu ditemukan dalam keadaan terbujur kaku di dalam rumahnya pada .

Ia diketahui tinggal seorang diri di sana.

Ketua RT 03 RW 04, Yanti saat dijumpai TribunBatam.id mengatakan bahwa warganya tersebut beberapa hari terakhir tidak ia jumpai beraktivitas.

"Dua hari terakhir tak jumpa sama Beliau. Biasanya beliau ini sering keliling kampung sebentar," ujar Yanti saat dijumpai Tribun Batam, Jumat (9/2/2024) sore.

Yanti menyampaikan pertama kali jasad Z ditemukan oleh salah seorang penghuni kos-kosan R (43) saat memanggil Z untuk mengembalikan kunci motor yang dipinjamnya.

"Saat dipanggil panggil yang bersangkutan ini tidak ada tanggapan, diketuk pintunya juga tidak merespons. Akhirnya dibukalah sama R pintu tersebut ditemukan Beliau sudah tak bernyawa lagi," beber Yanti.

Ketua RT 03 tersebut menambahkan saat R terkejut karena melihat kondisi Z sudah tak bernyawa lagi, kemudian ia langsung memanggil perangkat RT dan warga lainnya.

Ditanya mengenai apakah sebelumnya korban memiliki riwayat penyakit, ia membenarkan hal tersebut.

"Kalau dari keterangan keluarga korban, pak Zum ini sudah punya sakit, asam lambung dan paru-paru basah," terangnya lagi.

Yanti mengatakan karena Z diduga sudah meninggal 2 hari yang lalu, setelah ditemukan pihak keluarga kemudian melakukan prosesi pemakaman.

Baca juga: Penemuan Mayat di Batam - Pria Cari Kerang Tewas Mengapung Dekat Gedung Sumatera

Dan Z pada hari itu juga dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Panas, Bengkong, Kota Batam.

Kemudian berdasarkan informasi yang Tribun Batam himpun dari warga sekitar kondisi Z saat ditemukan pertama kali sudah terbujur kaku dan membiru.

"Beberapa bagian sudah menggembung hitam membiru, mungkin karena lamanya meninggal," kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengatakan bahwa saat dievakuasi bau busuk juga tercium di indra penciuman warga yang datang untuk melihat.

Kemudian, dari penuturan saksi S, 3 hari sebelumnya pada hari Senin Z juga meminta S untuk memijat badan korban karena mengeluh sakit.

S pun  kemudian memijatnya. Setelah itu, ia sudah tak bertemu lagi dengan korban.

Baca juga: BREAKING NEWS, Penemuan Mayat di Batam Buat Gempar Warga Perumahan Sakura Garden

Sementara itu Kapolsek Bengkong, Iptu Dody Basyir membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan telah melakukan evakuasi sekaligus olah TKP bersama tim Inafis Polresta Barelang.

"Benar, kami evakuasi bersama Inafis, kemarin sore," ujar Kapolsek Bengkong saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan dan mengumpulkan keterangan dari saksi bahwa Z meninggal karena sakit.

"Korban punya riwayat penyakit paru-paru basah dan asam lambung, juga tidak ditemukan luka atau lebam yang diakibatkan perkelahian, pembunuhan dan yang lainnya," terang Iptu Dody menjelaskan.

Dalam penjelasannya, pihak keluarga telah sepakat untuk tidak melakukan proses autopsi.

"Pihak keluarga sudah menerima keadaan korban, dan almarhum di segerakan untuk di makamkan di pemakaman TPU Sungai Panas," tutupnya.

Baca juga: Penemuan Mayat di Batam Masih Misteri, Polsek Nongsa Tunggu Hasil Visum

Pantauan TribunBatam.id di lokasi kejadian, tampak rumah yang ditinggali pria asal Blitar Jawa Timur tersebut tampak pengap karena tak memiliki ventilasi yang cukup serta jendela.

Meski hidup sederhana dan di atas rata-rata, namun Z malah menempati ruangan yang berada di bagian belakang, bukan di rumah utama yang lebih bagus dari yang saat ini ia tempati.

Beralas karpet berwarna cream dan kasur yang tak terlalu tebal tersebut menjadi tempat terakhir sebelum Z menghembuskan napas terakhirnya.

Z juga diketahui merupakan orang yang telaten dan rajin membersihkan ruangan/

Kondisi rumah juga tak banyak debu dan rapi.

Ada beberapa temuan yang ada di meja, diantaranya madu dan wayang kulit di atas meja ruangan kamarnya.(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved