Senin, 8 Juni 2026

KEUANGAN

Ketua PHRI: Industri Hotel dan Restoran Belum 100 Persen Pulih dari Pandemi Covid-19

Tidak hanya hotel, restoran juga masih mengalami kendala yang disebabkan faktor menurunnya daya beli masyarakat.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/HENING
RAKERNAS PHRI - Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukmardani, memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernas IV PHRI di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Kamis (22/2/2024). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukmardani, menilai, kondisi industri perhotelan dan restoran masih belum pulih 100 persen dari sejak masa pandemi Covid-19.

"Kalau dikatakan pulih 100 persen, belum. Ada banyak faktor yang memengaruhi, salah satunya daya beli masyarakat yang belum seperti sedia kala," ujar Hariyadi.

Daya beli masyarakat dinilai belum sama seperti kondisi sebelum Covid-19.

Selain itu, belanja Pemerintah di sektor akomodasi juga belum kembali seperti sedia kala.

Realisasi anggaran dari Pemerintah masih terus berjalan, dan masih ada akomodasi yang belum terlacak dalam inventori.

Baca juga: Pelaku Usaha Perhotelan Keluhkan Banyak Online Travel Agent Asing Tak Bayar Pajak

Baca juga: Rakernas IV PHRI di Batam, Bahas Penguatan Ekosistem Pariwisata di Sektor Hotel dan Restoran

Tidak hanya hotel, restoran juga masih mengalami kendala yang disebabkan faktor menurunnya daya beli masyarakat.

Tentunya di samping itu, ada faktor lain yaitu peningkatan biaya produksi.

Peningkatan biaya produksi disebabkan kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang selama ini belum kunjung turun.

Bahan pokok yang menjadi keluhan, salah satunya yaitu beras yang sejak akhir tahun lalu harganya masih tinggi.

Hal itu menyebabkan pengurangan cukup signifikan terhadap margin.

"Di tahun 2024 kami tetap melihat potensi besar untuk tumbuh, tetapi harus hati-hati karena ada faktor global, contohnya resesi di Jepang dan Inggris, serta perlambatan ekonomi di China," jelas Hariyadi.

Beberapa waktu mendatang, memasuki bulan Ramadan, PHRI melihat peluang yang besar untuk menggaet pasar melalui tawaran kamar dan promo-promo food & beverages dalam rangka iftar Ramadan. (*)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved