KECELAKAAN KERJA DI BATAM
Kecelakaan Kerja di PT Bahtera Bahari Shipyard Batam, Satu Orang Meninggal Dunia
Dua pekerja di PT Bahtera Bahari Shipyard (BBS) Kabil alami kecelakaan kerja di Batam, Senin (26/2). Dari dua orang itu, satu di antaranya meninggal
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan kerja di Batam dialami dua pekerja di PT Bahtera Bahari Shipyard (BBS) Kabil, Nongsa, pada Senin (26/2/2024) siang.
Dari dua orang pekerja galangan kapal itu, satu di antaranya berinsial A, meninggal dunia usai tertimpa tangga.
Sedangkan satu pekerja lagi masih dirawat di RS Soedarsono Kabil.
Kapolsek Nongsa, Kompol Restia Octane Guchy membenarkan hal tersebut. Polisi telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus ini.
Baca juga: Polisi Periksa Tujuh Saksi terkait Pekerja Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Batam
"Kejadiannya kemarin Senin (26/2/2024) sekira pukul 13:30 WIB," ujar Kapolsek Nongsa saat dikonfirmasi, Selasa (27/2/2024).
Ia menjelaskan kronologi singkat, pada saat itu korban tengah melakukan pengecatan di kapal tongkang dengan menaiki sebuah tangga.
"Tiba-tiba tangga yang dinaiki korban miring ke samping dan membuat korban terjatuh, lalu rantai pengikat tangga terputus dan menimpa bagian dada korban," katanya.
Guchy menjelaskan, kondisi korban saat itu mengalami luka yang cukup serius. Terjadi robekan di dada dan punggung korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Satu korban dinyatakan meninggal dunia, dan satu korban temannya mendapat perawatan di RS Soedarsono, keduanya dibawa ke rumah sakit," imbuhnya.
Akibat insiden itu, pihak kepolisian memanggil beberapa saksi termasuk pihak manajemen perusahaan tersebut.
Berdasarkan informasi yang Tribun Batam himpun dari warga sekitar, mereka melihat keramaian dari PT tersebut pada Senin siang.
Baca juga: Dugaan Kecelakaan Kerja di Natuna Tewaskan Pekerja Pelabuhan Roro Sedanau
"Kurang tahu ya ada korban atau enggak, tapi kemarin ramai ada mobil ambulans. Polisi yang datang ke PT itu, terus balik dari sana sirine dinyalain," ujar seorang warga pada Selasa sore.
PT yang diketahui merupakan perusahaan produksi pembuatan kapal (tongkang) ini memiliki 1.000 karyawan lebih.
Terpantau pada pukul 17:00 WIB, Selasa, lalu lalang pekerja yang keluar dari PT Bahtera Bahari Shipyard cukup ramai.
Perusahaan tersebut diketahui beroperasi hingga pukul 17:00 WIB dan bisa melebihi jam apabila ada pekerja yang lembur.
Meski ada satu pekerja yang mengalami laka hingga merenggut nyawa tersebut, aktivitas galangan kapal masih berjalan seperti biasa.
Baca juga: Polisi Selidiki Kematian Dua Pekerja PT Samudra Makmur Batuampar Batam
Sementara itu, pada hari yang sama juga terjadi insiden yang menewaskan dua pekerja PT Samudra Makmur pada Senin (26/2/2024) siang. Polisi masih menyelidiki kasus ini. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Disnakertrans Kepri ke Batam Investigasi Kecelakaan Kerja di PT Citra Shipyard Nongsa |
|
|---|
| Kecelakaan Kerja di PT ASL Shipyard Batam, Polisi–Disnaker Masih Dalami Kematian Ramli |
|
|---|
| "Beliau Orang Baik", Doa Mengalir untuk Ramli Korban Kecelakaan Kerja di ASL Shipyard Batam |
|
|---|
| Kronologis Kecelakaan Kerja di PT ASL Shipyard Indonesia di Batam Renggut Nyawa Pekerja Subkon |
|
|---|
| Polisi Periksa Tiga Saksi Kasus Dugaan Pekerja Kawasan PT ASL Tewas Tersengat Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27022024Tampak-depan-PT-BBS-Batam.jpg)