Rabu, 15 April 2026

DPRD NATUNA

Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar Yakin Pelabuhan Regional Penagi Dongkrak Ekonomi

Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar optimistis Pelabuhan Regional Penagi dapat mendongkrak perekonomian masyarakat perbatasan Provinsi Kepri dan Indonesia.

TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Daeng Amhar, menghadiri peresmian Pelabuhan Regional Penagi, Rabu (17/1/2024) lalu. 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Daeng Amhar berharap keberadaan Pelabuhan Regional Penagi dapat meningkatkan sektor perekonomian masyarakat.

Kabupaten Natuna sebagai daerah kepulauan sehingga keberadaan pelabuhan menjadi sangat penting untuk mobilisasi orang dan barang. Begitu juga dengan Pelabuhan Regional Penagi.

"Pelabuhan ini dibagun untuk meningkatkan konektivitas dan pelayanan transportasi laut di wilayah Kepri, khususnya Natuna, untuk itu diharapkan pembangunan ini bisa memberikan peningkatan ekonomi perbatasan," ucap Amhar saat mengahadiri peresmian Pelabuhan Regional Penagi, Rabu (17/1/2024) lalu.

Proyek rehabilitasi ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 dengan total anggaran Rp 15,044 miliar.

Pekerjaan meliputi trestle, dermaga, lampu penerangan jalan umum tenaga surya (LPJU TS), fender, gudang, gedung terminal, dan kanopi.

Dimana PT Yudha Perkasa Utama sebaai kontraktor pelaksana serta mendapat supervisi oleh PT Priangan Raya Utama.

Amhar menyatakan bahwa pembangunan rehabilitasi pelabuhan merupakan prioritas daerah Kepulauan, mengingat pentingnya akses transportasi laut dalam pembangunan daerah perbatasan.

Ia menekankan bahwa aksesibilitas laut menjadi transportasi utama bagi masyarakat untuk keluar daerah dan mendistribusikan kebutuhan pokok.

"Semoga dengan beroperasinya pelabuhan pengumpan Regional Penagi ini, arus transportasi laut menjadi lebih lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," harapan Amhar.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar menambahkan bahwa infrastruktur penghubung seperti pelabuhan dan sarana prasarana lainnya menjadi hal yang mendesak dalam mendukung konektivitas antar pulau.

Menurutnya kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat diperlukan untuk membangun infrastruktur yang memadai.

Baca juga: Ketua Komisi III DPRD Natuna Minta Pemkab Optimalkan Retribusi dan Pajak Daerah

Ketua DPRD Natuna bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Daeng Amhar, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Bupati Natuna Wan Siswandi saat menyanyikan lagu Indonesia Raya disela-sela menghadiri peresmian pelabuhan regional penagi, Rabu (17/1/2024) lalu.

Ia juga menyerahkan aset Pemprov berupa pelabuhan Binjai dengan anggaran Rp 2,5 miliar kepada Pemkab Natuna, sebagai kawasan penghubung antara Ranai dan Sedanau.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menambahkan, peresmian pelabuhan ini diharapkan dapat membantu mobilitas masyarakat Natuna serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di wilayah tersebut.

"Sinergi antar instansi diharapkan dapat terus berjalan untuk mendukung pembangunan daerah perbatasan," harapnya.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

 

Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar xdlsvnds;lb
Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar menghadiri peresmian penggunaan pelabuhan pengumpan regional Ranai Penagi oleh Dishub Kepri belum lama ini.

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved