TANJUNGPINANG TERKINI
Ulat Bulu Serang SMPN 1 Tanjungpinang, Sudah Terjadi Dua Pekan Terakhir
Hama ulat bulu menyerang SMPN 1 Tanjungpinang setidaknya dua pekan terakhir. BPBD sampai ambil tindakan.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Hama ulat bulu menyerang sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Tanjungpinang.
Hama ulat bulu ini sudah terjadi sekitar dua minggu belakangan ini.
Akibatnya, akitivitas kegiatan siswa, dan siswi di sekolah mulai terganggu.
Pantauan di lapangan, ulat bulu tampak menyerang toilet siswa, mushola, dan di tempat penampungan air.
Tampak di sekitar lokasi penyebaran ulat bulu, memang terdapat pohon yang menjadi sumber penyebaran ulat bulu.
Kepala SMPN 1 Tanjungpinang, Muhammad Dirman mengatakan, serangan hama ulat bulu sudah terjadi sekitar dua minggu belakangan.
Namun, karena jumlahnya yang semakin banyak, dikhawatirkan dapat menyebabkan gatal-gatal pada pelajar.
"Maka dari itu kita laporkan ke pihak kelurahan, dan pihak kelurahan juga segera melaporkan ke BPBD," katanya Rabu (28/2/2024).
Sementara Lurah Bukit Cermin, Ima Rosida menyebut, laporan serangan ulat bulu tidak hanya terjadi di SMPN 1 Tanjungpinang.
Melainkan juga terjadi di RT 02/ RW 02 Kelurahan Bukit Cermin, Kota Tanjungpinang.
"Ada dua laporan yang kita terima di dua lokasi, baik dari RT maupun SMPN 1 Tanjungpinang. Tapi kita ke SMPN 1 Tanjungpinang terlebih dahulu karena ada proses belajar mengajar," jelasnya.
Menindaklanjuti banyaknya ulat bulu yang menyerang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang melalukan penyemprotan disinfektan.
Baca juga: RIBUAN Ulat Bulu Muncul di Tanjung Keriting Lingga, 100 Warga Ngaku Gatal-gatal
"Kami lihat memang ada pohon yang jadi sumber penyebaran, ini kita potong supaya tidak ada lagi ulat bulunya," Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, Muhammad Yamin.
Yamin juga menambahkan, Di sana pihak BPBD juga melakukan penebangan pohon yang diduga menjadi sumber penyebaran ulat bulu tersebut.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Harga Elpiji 12 Kg di Tanjungpinang, Naik Signifikan, Warga Mulai Resah Karena Kemahalan |
|
|---|
| Buaya Sepanjang 4 Meter Tersangkut Jaring Nelayan Tanjungpinang, Warga Panik Saat Petugas Evakuasi |
|
|---|
| Anggota Satpolairud Polresta Tanjungpinang Evakuasi Penumpang KMP Sembilang di Pulau Karas |
|
|---|
| Komisi II DPRD Kepri Minta PDAM Tirta Kepri Teliti Verifikasi Lonjakan Tagihan Air di Tanjungpinang |
|
|---|
| Harga Sayur di Tanjungpinang Meroket, Pemko Sebut Dikarenakan Gagal Panen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/BPBD-Tanjungpinang-minimalisir-hama-ulat-bulu-di-SMPN-1-Tanjungpinang.jpg)