RAMADAN
Bacaan Doa Ziarah Kubur Sebelum Ramadan serta Tata Caranya
Ziarah kubur menjadi tradisi jelang Ramadan yang banyak dilakukan umat Islam. Inilah doa ziarah kubur yang dapat dibaca, berikut tata caranya
TRIBUNBATAM.id - Ziarah kubur menjadi tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia, terutama jelang Ramadan.
Sebenarnya berziarah bisa dilakukan kapan saja, namun pemandangan orang berziarah kubur paling banyak terlihat mendekati Ramadan.
Apalagi awal Ramadan 2024 tinggal beberapa hari lagi.
Awal Ramadan tahun ini diperkirakan akan berlangsung pada 11 atau 12 Maret 2024.
Baca juga: Niat Puasa Ramadan dan Doa Buka Puasa Lengkap dalam Tiga Versi serta Terjemahan
Pemandangan orang berziarah kubur ini akan terlihat di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim.
Anggota keluarga yang masih hidup mendatangi makam keluarganya yang telah meninggal dunia.
Tujuannya untuk mendoakan mereka yang telah meninggal, sekaligus menjadi pengingat kematian bagi yang masih hidup.
Tahukah kamu, ziarah kubur ini sebelumnya sempat dilarang oleh Rasulullah SAW. Itu pada awal periode Islam.
Penyebabnya, karena ada kekhawatiran praktik ziarah kubur bisa membawa risiko kemungkinan penyekutuan Allah, terutama mengingat dekatnya zaman itu dengan zaman jahiliyah.
Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin kuatnya iman umat Islam, Rasulullah mengizinkan ziarah kubur.
Keputusan ini juga didorong manfaat besar dari ziarah kubur, yaitu mengingatkan akan kematian yang pasti akan datang bagi setiap individu.
Selain itu agar umat dapat mendekatkan diri kepada Allah, Sang Pengatur kehidupan dan kematian.
عن بُرَيْدَةَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِى زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِّهِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الآخِرَة. [رواه مسلم وابو داود والترمذي وابن حبان والحاكم]
Artinya:
Diriwayatkan dari Buraidah ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; "Dahulu aku pernah melarang ziarah kubur, maka telah diizinkan bagi Muhammad berziarah kubur bundanya. Maka berziarahlah kubur, sebab hal itu mengingatkan akhirat". [HR. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan al-Hakim]
| Awal Ramadan 1447 Hijriah Berbeda, Ketua MUI Batam Imbau Umat Islam Tetap Jaga Ukhuwah |
|
|---|
| Pemantauan Hilal 1 Ramadan 1447 H di Pantai Pelawan Karimun Terhalang Cuaca Mendung |
|
|---|
| Suasana Salat Tarawih Perdana Warga Muhammadiyah Dabo Singkep Lingga Sambut Ramadan 1447 H |
|
|---|
| Hilal 1 Ramadan 2026 Tak Terlihat di Pantai Setumu Tanjungpinang, Cuaca Jadi Penyebab |
|
|---|
| Warga Muhammadiyah Salat Tarawih Perdana di Masjid Al-Taqwa Batu 8 Tanjungpinang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/berdoa-di-makam_20170525_200740.jpg)