RAMADAN
Keistimewaan Bulan Ramadan dalam Al Quran dan Hadist
Bulan Ramadan memiliki banyak keistimewaan. Sedikitnya ada delapan keistimewaan bulan Ramadan. Satu di antaranya, pahala kebaikan dilipatgandakan
Keberkatan bulan Ramadan dibagi dalam tiga fase, yaitu 10 malam pertama yang dipenuhi rahmat Allah SWT, 10 malam berikutnya diisi dengan pengampunan (maghfirah), dan 10 malam terakhir merupakan pembebasan manusia dari api neraka.
3. Syahru Nuzulil Qur’an (Bulan Al-Quran Diturunkan)
Allah SWT mengistimewakan Ramadan sekaligus menyediakan sasaran terbesar, yaitu menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup.
Allah berfirman dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 185:
“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan furqan (pembeda di antara yang hak dan yang batil).
Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa di bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.
Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”
Ayat di atas menjelaskan bahawa tujuan utama amalan pada bulan Ramadan ialah membentuk insan bertakwa yang menjadikan Kitabullah sebagai manhajul hayat (pedoman hidup).
4. Syahrus Siyam
Allah SWT berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 183:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Dari awal hingga akhir bulan Ramadan kita menegakkan satu dari 5 rukun (tiang) Islam yang sangat penting, yaitu shaum (puasa).
Kewajiban berpuasa penting sebagaimana kewajiban salat 5 waktu.
Puasa Ramadan dilakukan selama sebulan dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari (Maghrib).
Untuk mencapai kesempurnaan puasa, selain menahan diri dari makan, minum dan jimak, kita juga perlu menahan diri dengan meninggalkan perbuatan maksiat dan yang makruh.
5. Syahrul Qiyam
Bulan Ramadan mengajak umat Islam untuk melakukan amalan orang-orang soleh seperti memperbanyak salat sunnah dan membaca Al-Quran.
Di bulan Ramadan, setiap mukmin sangat dianjurkan melakukan salat sunnah tarawih dan witir sebagai latihan agar mampu mengamalkan qiyamullail di luar bulan Ramadan.
Baca juga: Pantai Tanjung Setumu Kembali Jadi Lokasi Pemantauan Hilal Ramadan 2024 di Kepri
| Awal Ramadan 1447 Hijriah Berbeda, Ketua MUI Batam Imbau Umat Islam Tetap Jaga Ukhuwah |
|
|---|
| Pemantauan Hilal 1 Ramadan 1447 H di Pantai Pelawan Karimun Terhalang Cuaca Mendung |
|
|---|
| Suasana Salat Tarawih Perdana Warga Muhammadiyah Dabo Singkep Lingga Sambut Ramadan 1447 H |
|
|---|
| Hilal 1 Ramadan 2026 Tak Terlihat di Pantai Setumu Tanjungpinang, Cuaca Jadi Penyebab |
|
|---|
| Warga Muhammadiyah Salat Tarawih Perdana di Masjid Al-Taqwa Batu 8 Tanjungpinang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ramadan-2023-ilustrasi-ramadan-animasi-ramadan.jpg)