Senin, 13 April 2026

FLYOVER SEI LADI BATAM

Rekayasa Lalu Lintas Dekat Proyek Flyover Sei Ladi Batam, Berikut Ini Jalurnya

Tim proyek flyover Sei Ladi Batam menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang baru melaksanakan ground breaking, Senin (4/3/2024).

TribunBatam.id/DOK BP Batam
FLYOVER SEI LADI BATAM - Perspektif flyover Sei Ladi Batam, Provinsi Kepri, Selasa (9/1/2024). Tim proyek flyover Sei Ladi Batam mengungkap skema rekayasa lalu lintas dekat proyek tersebut. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ground breaking pengeboran pondasi pertama proyek jembatan layang (Fly Over) Sei ladi di Jalan Gadjah Mada, Kota Batam sudah dilakukan, Senin (4/3/2024) pagi.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wali kota Batam Muhammad Rudi bersama para Direksi BP Batam meresmikan proyek ground breaking itu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ProyekFly Over Sei Ladi Batam, Boy Saspita mengungkapkan, secara keseluruhan, proyek sudah dikerjakan sejak awal Januari 2024 dan ditargetkan sudah final pada akhir tahun.

"Bulan Desember 2024 sudah final," ungkapnya.

Pengerjaan proyek Fly Over Sei Ladi dibagi dalam beberapa sesi. Sesi pertama memakan anggaran Rp 132 miliar.

Fly Over Sei Ladi memiliki panjang sekitar 132 meter dan lebar sekitar 10,5 meter.

"Titik awal dimulai dari perumahan Sandona, titik akhir sebelum rumah duka," katanya.

Boy mengungkapkan, Fly over Sei Ladi memiliki tiga lajur, yang khusus digunakan untuk arah Sekupang ke Batam Center.

"Fly over ini akan memotong jalur lama yang melewati Pura Agung dan Rumah Duka Marga Tionghoa, yang sering macet karena adanya lampu merah dan persimpangan," kata Boy.

Boy menambahkan bahwa selama pengerjaan proyek, tim pekerja di lapangan telah menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai kemacetan.

Jalur alternatif ini berada di sisi kanan dan kiri Jalan Gadjah Mada, yang sebelumnya merupakan bahu jalan. Jalur ini sudah digunakan oleh para pengendara.

"Jalur alternatif ini sudah dilalui oleh pengendara saat ini. Nanti setelah proyek selesai, jalur ini akan digunakan untuk arah dua arah, dari Fly Over Laluan Madani ke Sekupang dan sebaliknya," ujar Boy.

Baca juga: Proyek Flyover Sei Ladi Batam Tahap I Ditarget Rampung Desember 2024

Ia mengungkapkan proyek flyover Sei Ladi Batam menghadapi beberapa tantangan, seperti kemiringan dan ketinggian jembatan.

Karena itu pengerjaan oleh tim di lapangan dilakukan ekstra ketat.

"Karena jembatan ini cukup tinggi, kita harus memotong tanah di sisi-sisi jembatan untuk membuatnya lebih landai. Untuk jangka panjang, kita juga harus memasang dinding penahan tanah," tutur Boy.

Proyek fly over Sei Ladi diharapkan dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Targetnya, apabila nanti proyek fly over Sei Ladi tahap satu final pada Desember 2024, dipastikan kemacetan yang biasa terjadi di Jalan Gadjah Mada terutama dari arah Sekupang ke Batam Center sudah bisa terurai.(TribunBatam.id/Aminuddin)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved