KARIMUN TERKINI
Kadis Pangan dan Pertanian Sebut Karimun Dapat Jatah 95 Ton Pupuk Subsidi
Kouta pupuk subsidi mengalami peningkatan untuk kebutuhan petani di Kabupaten Karimun meningkat menjadi 95 ton
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kouta pupuk subsidi mengalami peningkatan untuk kebutuhan petani di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra mengatakan kouta pupuk subsidi tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah tahun ini kita dapat 95 ton meningkat dari tahun lalu hanya 69 ton," ujar Sukriyanto, Rabu (10/1/2024) lalu.
Sukriyanto menambahkan, meskipun mengalami kenaikan namun peruntukan pupuk subsidi tahun ini hanya dapat di nikmati untuk Petani Cabai dan Jagung saja.
"Dari 95 ton pupuk subsidi itu terdiri dari 88,400 kilogram pupuk jenis NPK dan 6.700 jenis Urea," ujarnya.
Bahkan, penyakuran puluhan ton pupuk subsidi akan di salurkan untuk 318 petani-petani yang ada di Kabupaten Karimun.
Baca juga: Bupati Karimun Aunur Rafiq Fokus Pemerataan Pembangunan Tahun 2024
Nantinya, penyaluran pupuk subsidi itu berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah diusulkan sebelumnya.
Selain itu, penerima pupuk subsidi ini juga sudah masuk ke dalam sistem terpusat ke Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.
"Perlu kita sampaikan juga bahwa peruntukan penggunaan pupuk subsidi juga sudah ditentukan, hanya untuk untuk sembilan jenis tanaman saja," ujarnya.
Adapun sembilan tanaman itu di antaranya padi, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai, kedelai, kopi, kakao (koko) dan tebu. Selain dari jenis tanaman tersebut tidak bisa menggunakan pupuk subsidi,
"Sedangkan petani kita itu hanya ada cabai dan jagung saja. Kalau cabai itu rata-rata di Kundur sedangkan jagung untuk Karimun sini (luar pulau-red) ada," ujarnya.
Menurutnya, pemberian pupuk subsidi sesuai dengan Permentan Nomor 10 Tahun 2022 dimana untuk jenis-jenis tanamannya sudah diatur.
"Dalam aturan sesuai Permentan terdapat beberapa pembatasan. Untuk jenis pupuk dan komoditasnya hanya sedikit, banyak komoditas di wilayah Karimun ini tidak masuk dalam regulasinya," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)
Baca berita Tribun Batam di GOOGLE NEWS
| Penemuan Mayat di Karimun, Pihak Keluarga Menolak Otopsi Jenazah Korban, Ini Alasannya |
|
|---|
| Penemuan Mayat di Karimun, Polisi Sebut Korban Seorang Pria Tapi Identitasnya Belum Diketahui |
|
|---|
| Pemilik Tangga yang Di Curi di Karimun Memilih Berdamai dengan Pelaku Pencurian |
|
|---|
| Pria di Karimun Diamuk Massa Karena Kasus Pencurian, Ternyata Seorang Residivis |
|
|---|
| Viral di Medsos, Pria di Karimun Babak Belur di Amuk Massa Karena Ketahuan Curi Tangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/04082022Kepala-Dinas-Pangan-dan-Pertanian-Kabupaten-Karimun-Sukriyanto-Jaya-Putra.jpg)