NATUNA TERKINI
Pelantar Mangrove Pering Natuna Banyak Rusak, Baru Beroperasi 2 Tahun
Kondisi wisata mangrove Pering di Natuna memprihatinkan di usia yang baru beroperasi dua tahun.
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Kondisi pelantar atau Boardwalk Mangrove Pering di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memprihatinkan.
Pelantara kayu sudah banyak yang rapuh bahkan patah.
Padahal, ini merupakan wisata mangrove dengan pelantar terpanjang di Kepri.
Tidak hanya beberapa lantainya, bahkan daun pintu masuk juga sudah rusak dan jatuh ke bawah.
Dengan kondisi itu, tak jarang pengunjung mendapat imbauan agar berhati-hati saat berkunjung dan masuk ke dalam destinasi wisata mangrove terbesar di Kepri itu.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mangrove Pering, Ardian mengungkap bahwa kondisi rusak itu sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
"Kemarin ada pengunjung yang datang, dia masuk ke dalam. Tapi, tiba-tiba lantai pelantarnya patah," kata Ardian saat ditemui di Wisata Mangrove Pering, Senin (11/3/2024).
Bagian pelantar yang rusak tidak hanya lantainya, tapi juga tulang tengah lantai dan pagar.
Sejumlah kayu dan papan di pelantar itu juga sudah dimakan rayap dan sangat rapuh.
Rizal, warga Ranai pun turut prihatin dengan kondisi pelantar Destinasi Wisata Mangrove Pering itu.
Seharusnya destinasi wisata seperti wisata mangrove harus dipelihara termasuk pelantarnya yang merupakan akses pengunjung untuk melihat keindahan hutan bakau Natuna.
Selain itu, Rizal juga menyayangkan minimnya fasilitas di sana.
Baca juga: 68.750 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Desa Resang, Singkep Selatan, Kabupaten Lingga
"WC pun tidak ada, kasihanlah pengunjungnya. Masa iya untuk buang air harus pulang dulu," ketusnya.
Diketahui wisata Mangrove Pering memiliki pelantar kayu sepanjang 1.015 meter yang terbentang mengitari hutan bakau dan membentuk huruf Y.
Dengan panjang 1 kilometer lebih itu, membuat wisata mangrove Pering sebagai wisata hutan bakau yang memiliki pelantar terpanjang di Kepulaun Riau.
| LHKPN Bupati Natuna Viral, KPK Buka Suara Soal Lonjakan Harta Cen Sui Lan |
|
|---|
| Bappenas Turun ke Natuna, Bahas Pengembangan Geopark Natuna Tembus Pengakuan UNESCO |
|
|---|
| Halal Bihalal di Natuna, Gubernur Kepri Ansar Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Pembangunan |
|
|---|
| Gubernur Ansar Resmikan Jembatan Semala di Natuna, Akses Batubi-Kelarik Lebih Lancar |
|
|---|
| Karhutla di Natuna, Satu Hektare Lahan Terbakar di Sujung, Petugas Berjibaku Agar Api Tak Meluas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pelantar-mangrove-Pering-Natuna-Kepri.jpg)