KARIMUN TERKINI
Empat Desa di Sugie Besar Karimun Sebentar Lagi Akan Teraliri Listrik 24 Jam
Kecamatan Sugie Besar ini terdiri dari tujuh desa diantaranya, Desa Buluh Patah, Selat Mie, Tanjung Pelanduk, Sugie, Niur Permai, Rawa Jaya dan Keban.
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Aliran listrik 24 jam akan dinikmati bagi masyarakat empat desa di Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Adapun empat desa yang akan dialiri listrik itu diantaranya Desa Sugie, Niur Permai, Rawa Jaya dan Keban.
Diketahui, Kecamatan Sugie Besar merupakan kecamatan muda atau pemekaran dari Kecamatan Moro.
Kecamatan Sugie Besar ini terdiri dari tujuh desa diantaranya, Desa Buluh Patah, Selat Mie, Tanjung Pelanduk, Sugie, Niur Permai, Rawa Jaya dan Keban.
Dan saat ini, Kecamatan Sugie Besar baru berusia dua setengah tahun di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.
Sebelumnya, masyarakat di Kecamatan Sugie Besar itu hanya bisa menikmati listrik selama 14 jam yang mulai hidup sejak pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Timnas Indonesia Krisis Pemain Jelang vs Vietnam di Hanoi, Shin Tae-yong Panggil 3 Pemain Baru
Namun, kini penantian mereka masyarakat Sugie Besar akan segera menikmati aliran listrik selama 24 jam di akhir tahun 2024 mendatang.
Camat Sugie Besar Samat mengatakan, PLN akan mendatangkan mesin pembangkit listrik dengan kapasitas sekitar 700 KW menjelang akhir tahun 2024.
"Bulan sembilan atau sepuluh (Oktober-red) Insya Allah datang alat pembangkit listrik dari Tanjungpinang," ujar Samat, Minggu (24/3/2024).
Nantinya, mesin pembangkit diesel tersebut dikabarkan direlokasi dari Desa Kelong Kabupaten Bintan menuju ke Pulau Sugie.
Sementara, saat ini kapasitas listrik di Pulau Sugie Besar baru sebanyak 300 KW.
Baca juga: Nama Sekda Karimun Dicatut Pelaku Penipuan via WhatsApp
Sehingga apabila mesin tersebut selesai dipasang dan beroperasi, maka total daya listrik di Pulau Sugie menjadi 1.000 KW.
Untuk kondisi saat ini, masyarakat tujuh desa di Kecamatan Sugie Besar baru bisa menikmati pasokan listrik selama 14 jam sehari.
"Jadi listrik sekarang ini mulai hidup jam lima sore sampai jam tujuh pagi. Insya Allah kalau mesinnya masuk maka listrik dari 14 jam menjadi 24 jam," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)
Baca berita lainnya di Google News
| Pemerintah Kabupaten Karimun Raih Dua Penghargaan Dari KPK dan BKKBN |
|
|---|
| Insiden Menghebohkan di Pantai Pelalawan, Sebuah Boat Tanpa Awak Berputar Sendiri |
|
|---|
| Bupati Karimun Relokasi Pedagang Pasar Puan Maimun ke Blok D, Demi Penataan dan PAD |
|
|---|
| Bupati Karimun Ke Wamen ESDM Sampaikan Tiga Poin Penting ini Ke Wamen ESDM |
|
|---|
| Wamen ESDM Sidak Terminal BBM Karimun, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tairir.jpg)