Kamis, 9 April 2026

Transaksi Penjualan di Bazar Ramadhan Kurma 2024 Capai Lebih dari Rp 1 Miliar

Event ini menyediakan layanan kepada UMKM, meliputi soal perizinan, sertifikasi halal, sertifikasi BPOM, pembiayaan syariah, serta klinik kemasan.

TRIBUNBATAM/ENDRA
UMKM - Suasana para pelaku UMKM yang berjualan di kegiatan Kepri Ramadhan Fair (Kurma) di Tugu Sirih, Tanjungpinang, Minggu (25/3/2024). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Transaksi penjualan dalam Bazar Ramadhan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2024 mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Bazar ini diikuti oleh 145 pelaku usaha, dan digelar dalam pelaksanaan event Kurma selama 10 hari, di area Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Event ini juga menyediakan layanan kepada UMKM, meliputi soal perizinan, sertifikasi halal, sertifikasi BPOM, pembiayaan syariah, serta klinik kemasan.

Selama periode penyelenggaraan itu, tercatat lebih dari 50 pelaku usaha telah dilayani, baik dalam bentuk konsultasi, pendampingan, maupun pengurusan izin dan sertifikasi.

"Hal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif melalui akselerasi UMKM halal di Kepri, terutama Kota Tanjungpinang dan sekitarnya," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau, Suryono, pada Senin (25/3/2024).

Baca juga: Aneka Promo Spesial Ramadan untuk Baju, Tas, dan Sepatu di Grand Batam Mall 

Event ini juga menjadi wadah perhelatan seminar internasional bertajuk "Navigating Global Halal Value Chain: Trends and Challenges".

Seminar ini diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri dari pada Pendamping Produk Proses Halal (P3H), pendamping UMKM, pelaku UMKM, serta akademisi dan mahasiswa.

Penyelenggaraan Kurma 2024 juga menjadi ajang mencari talenta muda berbakat dari Kepri.

Terdapat tujuh perlombaan yang telah diselenggarakan, dengan mayoritas peserta dari kalangan pelajar, yaitu lomba azan, lomba da'i cilik, lomba nasyid sholawat, lomba berbalas pantun, standup comedy, lomba kaligrafi dan lomba mewarnai.

"Ke depan, Bank Indonesia Kepri berkomitmen untuk secara konsisten berkolaborasi dengan seluruh pihak yang tergabung dalam Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), guna mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Kepri," tambah Suryono. (*)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved