MUDIK 2024

Tips Mudik Menggunakan Motor yang Aman dan Nyaman, Lakukan Poin Penting Ini

Mudik menggunakan kendaraan pribadi dianggap lebih hemat dan efektif lantaran bisa memilih waktu mudik yang fleksibel.

KOMPAS IMAGES
Mudik naik motor menjadi pilihan banyak orang untuk pulang kampung. 

TRIBUNBATAM.id - Banyak cara masyarakat melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Umumnya menggunakan transportasi umum seperti pesawat, kereta api, bus, maupun kapal laut.

Namun ada juga yang memilih menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor.

Mudik menggunakan kendaraan pribadi dianggap lebih hemat dan efektif lantaran bisa memilih waktu mudik yang fleksibel.

Namun, banyak yang harus diperhatikan ketika mudik dengan kendaraan pribadi semisal motor.

Harus melakukan persiapan sebelum mudik naik motor dengan teliti agar perjalanan berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Termasuk memastikan motor dalam kondisi baik dengan memeriksa mesin, rem, roda, dan level oli sebelum berangkat. 

Baca juga: Cara Mudah Pakai BPJS Kesehatan di Luar Kota saat Mudik 2024, Persiapkan Dokumen Ini

Baca juga: Cara Menemukan Lokasi Rest Area dengan Mudah saat Perjalanan Mudik Lebaran, Ini Tipsnya

Dengan demikian, dapat terhindar dari masalah teknis di jalan. 

Namun ada banyak bahaya yang mengintai karena jarak tempuh yang jauh, rentan membuat pengendara kelelahan dalam perjalanan.

Seperti yang diungkapkan Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno.

"Penggunaan sepeda motor saat mudik lebaran rentan mengalami kecelakaan lalu lintas," kata Djoko dalam keterangannya, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, kecelakaan bisa terjadi karena pengemudi menjadi mudah lelah.

Pasalnya sepeda motor tidak dirancang untuk perjalanan jarak jauh.

Selain itu, perjalanan jarak jauh memerlukan kondisi tubuh dengan stamina yang prima bagi pengendara, sehingga memerlukan konsentrasi saat mengendara.

Apabila pengemudinya mengantuk atau kurang konsentrasi karena kelelahan saat mengendara, maka sulit terhindar dari kejadian kecelakaan lalu lintas.

Apalagi jika perilaku pengendara yang kurang tertib untuk mengikuti aturan dan rambu-rambu lalu lintas.

Tentunya, kata Djoko, semua kendaraan memiliki risiko saat di jalan.

Dia memberikan beberapa tips untuk masyarakat yang terpaksa mudik menggunakan sepeda motor agar tetap aman dan selamat sampai tujuan, yaitu :

  • Maksimal Penumpang 2 Orang

Dia mengimbau agar pemudik dengan sepeda motor hanya membawa 1 orang penumpang selama perjalanan.

Artinya, bagi pemudik yang memiliki anak dan istri diimbau untuk tidak mudik dengan sepeda motor.

Hal ini sesuai dengan beberapa aturan dari pemerintah terkait kapasitas penumpang sepeda motor, yaitu Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, menyebutkan sepeda motor hanya dapat digunakan untuk pengemudi dan 1 penumpang.

  • Barang Bawaan Tidak Berlebih

Selain kapasitas penumpang, pemudik juga harus memperhatikan jumlah barang bawaan karena barang bawaan yang berlebih berisiko mengganggu pengemudi mengarahkan motornya.

"Batas kapasitas itu diperlukan untuk menjaga keseimbangan kendaraan selama perjalanan. Maka dari itu, sebaiknya dihindari berkendara menggunakan sepeda motor dan membawa angkutan berlebihan," kata DJoko.

Hal ini sesuai dengan pasal 10 ayat 4 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, menyebutkan (a) muatan memiliki lebar tidak melebihi stang, (b) tinggi muatan tidak melebihi 900 milimeter dari atas tempat duduk pengemudi, dan (c) barang muatan ditempatkan di belakang pengemudi.

  • Istirahat Secara Berkala

Lantaran perjalanan jauh, mudik menggunakan sepeda motor rentan membuat lelah, pemudik sepeda motor wajib mengatur waktu istirahat secara berkala.

Menurutnya, stirahat dapat dilakukan setiap 2-2,5 jam perjalanan dengan durasi istirahat minimal 15-30 menit supaya stamina tubuh tetap terjaga prima selama perjalanan.

Selain itu, pemudik juga harus mencari informasi terkait posko-posko istirahat yang dibuka selama 24 jam untuk menampung pemudik roda dua yang akan beristirahat.

Dia menuturkan, memang tidak ada larangan mudik menggunakan sepeda motor, tetapi jika ada alternatif lain sebaiknya dihindari.

Pasalnya, mudik memakai sepeda motor, terlebih motor bermesin kecil, sangat berbahaya dan terlalu banyak risikonya.

Apalagi kalau mudiknya berboncengan dan membawa anak, sebaiknya dipikirkan dengan matang.

Itulah beberapa tips mudik menggunakan sepeda motor yang aman dan nyaman.

Semoga bermanfaat.

(*/TRIBUNBATAM.id)

 

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved