ODGJ Ditemukan Bersimbah Darah Dekat RS Bunda Halimah Batam Centre

Seseorang dengan gangguan jiwa ditemukan bersimbah darah di Batam Centre, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (11/4/2024) lalu.

Editor: Thom Limahekin
ISTIMEWA
ILUSTRASI OGDJ - Seorang pria ODGJ berinisial A diamankan Polsek Lubukbaja, Kota Batam, Provinsi Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seseorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Batam Centre, Kota Batam, Provinsi Kepri diduga menyayat lehernya sendiri. Akibatnya seluruh badannya bersimbah darah.

Insiden itu terjadi di sekitar RS Hj Bunda Halimah Batam centre pada Kamis (11/04) sekira pukul 14.30 WIB. Korban kemudian ditemukan sudah berada dalam kondisi lemas.

Kapolsek Batam Kota, AKP Sudirman mengatakan saat ini korban sedang menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

"Saat ini korban belum bisa kita mintai keterangan. Karena dia harus menjalani perawatan intensif dan butuh istirahat," kata Sudirman kepada TRIBUNBATAM.id.

Sudirman mengatakan, dari keterangan petugas medis, luka di leher korban diduga lebih dari tiga kali sayatan pada luka yang sama.

Baca juga: Pasien ODGJ Pernah Kabur, RSUD Natuna Tingkatkan Fasilitas Ruang Rawat Inap

WANITA ODGJ - Anggota polisi di lingkungan Polres Karimun Brigadir Risky Lubis saat mengazankan bayi laki-laki yang baru dilahirkan MS, wanita ODGJ di Kabupaten Karimun, Minggu (23/4/2023).
WANITA ODGJ - Anggota polisi di lingkungan Polres Karimun Brigadir Risky Lubis saat mengazankan bayi laki-laki yang baru dilahirkan MS, wanita ODGJ di Kabupaten Karimun, Minggu (23/4/2023). (tribunbatam.id/istimewa)

''Dari keterangan para saksi, korban sendiri diketahui orang dengan gangguan jiwa. Selama ini dia sering jalan keliling di Batam Centre dan sering tidak pakai baju," kata Sudirman.

Sudirman juga mengimbau bagi warga yang mengenal korban agar memberitahukan kepada keluarganya. "Kita belum bisa menggali keterangan dari korban. Karena kondisinya tidak memungkinkan," terang Sudirman.

Sudirman belum bisa memberikan keterangan terkait ada dugaan orang dengan gangguan jiwa itu merupakan korban penganiayaan.

"Kita belum bisa memberikan keterangan,  korban belum bisa dimintai keterangan. Nanti jika kondisi korban sudah sehat kita akan lakukan penyidikan lebih lanjut," tegas Kapolsek Batam Kota itu. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)

Baca juga Berita TRIBUNBATAM.id lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved