Kamis, 9 April 2026

PENIPUAN CATUT NAMA ISTRI BUPATI LINGGA

VIRAL di Lingga Kepri Modus Penipuan Catut Nama Istri Bupati

Penipuan di Lingga modus catut nama istri Bupati Lingga, Maratusholiha Muhammad Nizar viral. Diskominfo Lingga bereaksi terkait hal ini.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
PENIPUAN DI LINGGA - Imbauan Diskominfo Lingga menyikapi penipuan modus catut nama istri Bupati Lingga, Maratusholiha Muhammad Nizar yang sempat viral baru-baru ini. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Viral di Lingga penipuan modus catut nama istri Bupati, Maratusholiha Muhammad Nizar baru-baru ini.

Modus penipuan di Lingga hingga viral tersebut melalui pesan palsu yang dikirim pelaku ke sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Lingga.

Dalam profil WhatsApp tersebut, pelaku sengaja menggunakan foto bersama Bupati Lingga, Muhammad Nizar agar seolah-olah memang Marathusholiha.

Adapun nomor yang digunakan pelaku penipuan di Lingga itu yakni 0852-1540-8159.

Dalam aksinya, pelaku menghubungi sejumlah Kades melalui aplikasi WhatsApp dan mengaku sebagai Maratusholiha.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan peringatan kepada masyarakat terhadap aksi penipuan lewat pesan WhatsApp.

Terlebih lagi, aksi penipuan tersebut mengatasnamakan istri Bupati Lingga, Maratusholiha Nizar baru-baru ini.

Kepala Diskominfo Lingga, Izjumadillah mengatakan, bahwa nomor yang bersangkutan bukan merupakan milik Ketua TP PKK Kabupaten Lingga itu.

Dirinya membenarkan, telah terjadi upaya penipuan melalui telephon whatsapp mengatasnamakan Maratusholiha.

Lewat sosial media, pihaknya juga telah mengingkatkan masyarakat, untuk berhati-hati untuk tidak mempercayai nomor tersebut

“Pelaku ini sengaja menggunakan foto profil Bupati Lingga,” Izjumadillah.

Baca juga: Viral di Lingga Kemunculan Buaya 3 Meter, Kades Minta Warga Dekat Sungai Waspada

Untuk kronologisnya nomor tersebut menghubungi kepala Desa mengatasnamakan ibu Bupati Lingga.

Serta menginformasikan kepada nomor yang dikirimi WhatsApp,bahwa akan mendapat bantuan dari Bank Dunia senilai Rp 75 juta dan akan ditransfer melalui bendahara

Selanjutnya diberikan nomor bendahara agar dapat berkomunikasi langsung dengan yang bersangkutan.

Ia menghimbau kepada Desa, Kelurahan, Kecamatan maupun masyarakat Lingga.

Apabila ada pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk menawarkan bantuan agar di cross check terlebih dahulu.

“Kami juga meminta untuk tidak memberikan informasi apapun, atau transfer terhadap siapapun. Karena nomor ponsel tersebut bukan merupakan miliknya,” tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved