Selasa, 14 April 2026

BATAM TERKINI

Industri Cladtek dan Akar Bumi Indonesia Tanam Seribu Pohon Mangrove di Sei Beduk

Tak hanya tanam mangrove, mereka juga kompak melakukan bersih-bersih sampah disepanjang kawasan pelabuhan pelabuhan Pancur Piayu. Kawasan yang sebelum

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing
Karyawan Cladtek dan Akar Bumi tanam mangrove di Hutan Lindung Sei Beduk 

TRIBUNBATAM.ID,BATAM - Perusahaan Cladtek Bi-Manufactur bersama NGO Akar Bumi Indonesia tanam 1000 pohon mangrove di kawasan hutan lindung Sei Beduk, Selasa (30/4). 

Tak hanya tanam mangrove, mereka juga kompak melakukan bersih-bersih sampah disepanjang kawasan pelabuhan pelabuhan Pancur Piayu. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah mendadak bersih.

Usai bersih-bersih, tim dari Akar Bumi bersama puluhan karyawan dan manajemen PT Cladtek langsung turun ke laut untuk menanam pohon mangrove. 

Penanaman mangrove itu tampak seru, apalagi ketinggian air setinggi tubuh. Layaknya berenang hingga kuyub mereka menanam pohon disekitar kawasan hutan lindung.

Baca juga: Cladtek Perkenalkan Inovasi Mechanically Lined Tubular di Pameran PA CONVEX 2023

Manager environmental social and government PT Cladtek, Bionolla mengatakan penanaman pohon mangrove itu merupakan upaya industri Cladtek turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. 

“Hari ini kami bersama Akar Bumi Indonesia melakukan penanaman 1000 pohon mangrove. Dalam penanaman kami turut mengundang partner bisnis kami,” ujar Bionolla, Selasa (30/4). 

Penanaman mangrove itu, kata dia sudah menjadi komitmen pihaknya melalui csr untuk menjaga lingkungan. 

“Dalam kegiatan ini kami tak hanya menanam. Namun kami juga berkomitmen untuk merawatnya hingga 12 bulan kedepan,” katanya. 

Ketua NGO Akar Bumi Indonesia, Hendrik mengapresiasi langkah industri Cladtek terhadap aksi penanaman mangrove. Menurutnya, masing-masing industri wajib memberikan perhatian atas kondisi lingkungan hidup. 

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Cladtek memberikan perhatian terhadap lingkungan hidup. Hari ini kita dampingi melakukan penanaman 1000 pohon mangrove di Shelter Akar Bumi,” ujar Hendrik. 

Baca juga: Kapolda Kepri Kunjungi PT MC Dermott dan PT Cladtek Batu Ampar Batam 

Kata dia, pihaknya akan melakukan pemeliharaan selama setahun mendatang terhadap pohon mangrove yang baru siap ditanam. 

Belum lama ini, dilokasi yang sama Shelter Akar Bumi, Hendrik menyampaikan pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap wisatawan dari Jepang menanam pohon mangrove. 

Jika langkah penanaman pohon mangrove terus digalakkan, menurut dia kelestarian alam Batam akan terjaga dengan baik, apalagi kawasan hutan lindung yang kian hari terus timbun orang tak bertanggungjawab. 

“Data Dinas Kehutanan, hutan lindung kawasan mangrove laut disebut mengalami kerusakan sekitar 30 persen. Namun menurut kami ada sebanyak 50 persen. Banyak sekarang itu kawasan mangrove kelihatan hijau namun ditengah nya itu sudah kosong,” katanya. 

Sepanjang tahun 2024, Akar Bumi sendiri telah mencatat ada ribuan pohon mangrove yang telah dilakukan penanaman. (TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)

Baca berita lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved