Sabtu, 2 Mei 2026

BATAM TERKINI

Balai Latihan Kerja BLK Batam Diresmikan pada Juni 2024, Siapkan Pelatihan Perhotelan dan IT

Peresmian BLK di Batam turut berkoordinasi dengan BLK Medan, Serang, Bekasi, dan Kementerian Tenaga Kerja.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Kadisnaker Batam, Rudi Sakyakirti 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Para pekerja di Kota Batam akan segera memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) dalam waktu dekat ini di tahun 2024.

BLK yang dibangun di kawasan Kabil, Kota Batam, Kepulauan Riau ini akan diresmikan pada awal Juni 2024 mendatang.

Balai ini akan menyediakan berbagai pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan dan sertifikasi para pekerja di Batam.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menjelaskan, akan ada beberapa pelatihan yang disiapkan setelah BLK resmi dibuka, yaitu perhotelan dan IT.

Berikutnya, BLK akan membuka pelatihan welder, dan kebutuhan lainnya.

"BLK di Batam ini akan dibawahi oleh BLK Medan, karena belum ada strukturnya," ujar Rudi, pada Senin (6/5/2024).

Peresmian BLK di Batam ini turut berkoordinasi dengan BLK Medan, Serang, Bekasi, dan Kementerian Tenaga Kerja.

Baca juga: Apindo dan Disnaker Batam Bicara Peluang Investasi dan Tenaga Kerja di Batam

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah menjalankan rapat persiapan dalam rangka peresmian BLK di Batam mendatang.

Peresmian BLK di Batam ini turut berkoordinasi dengan BLK Medan, Serang, Bekasi, dan Kementerian Tenaga Kerja.

Dalam pengelolaannya, akan ada Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Kementerian.

Ia juga menjelaskan, di lahan seluas 4,2 hektare kawasan Kabil tersebut, saat ini sudah dibangun dua gedung, yaitu kantor dan workshop.

Sisa lahan yang ada, rencananya akan dikerjasamakan dengan pihak luar negeri.

Rencana pembangunan BLK menghabiskan anggaran Rp 30 miliar, dan sudah mulai dikerjakan pada Juli 2021.

Pengerjaan sempat molor dari jadwal yang ditetapkan, yakni awal 2022 sudah bisa digunakan.

Rudi menegaskan, pelatihan-pelatihan yang ada di BLK ini nantinya bisa diikuti oleh seluruh pekerja, dengan artian, tidak harus melalui instansi atau organisasi pekerja.

Pihaknya akan membuka berbagai pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Warga bisa mendaftar dan mengikuti pelatihan. Adapun pelatihan untuk dunia industri, misalnya Welder," tambah Rudi. (*)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved