KEPRI TERKINI
Jam Nyala Listrik di Lima Desa Anambas Kini 14 Jam, Bagian dari Program Kepri Terang
Masyarakat di lima desa di Anambas Kepri; Desa Kiabu, Mengkait, Telaga, Serat dan Munjan kini bisa nikmati listrik lebih lama hingga 14 jam
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri menambah jam nyala listrik di lima desa di Kabupaten Kepulauan Anambas, dari tujuh jam menjadi 14 jam.
Kelima desa dimaksud antara lain Desa Kiabu, Mengkait, Telaga, Serat dan Munjan.
"Tambahan jam nyala di lima desa itu menggunakan pembangkit resisting yang diperbantukan tahun 2021. Karena masih ada kelebihan kapasitas daya, maka jam operasinya ditambah," kata Kepala Dinas ESDM Kepri Darwin, Selasa (7/5/2024).
Disampaikannya, khusus Kepulauan Anambas masih tersisa dua pulau lagi yang belum mendapat penerangan listrik. Namun kedua pulau tersebut memiliki jumlah penduduk yang sedikit, masing-masing lima kepala keluarga (KK) hingga 17 KK.
Baca juga: Gubernur Kepri Serahkan Bantuan Total Rp 7,45 Miliar untuk Masyarakat Siantan Anambas
"Segera kita aliri listrik menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)," ujar Darwin.
Ia melanjutkan, sementara untuk Kabupaten Natuna, seluruh pulau berpenghuni sudah dialiri listrik.
Pada kesempatan yang sama, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada perusahaan minyak dan gas (Migas) yang beroperasi di wilayah Anamabas dan Natuna. Karena sudah berkontribusi terhadap program pemasangan baru sambungan listrik ke rumah-rumah warga di dua pulau terluar Indonesia itu.
Dari catatannya, sepanjang tahun 2022-2023, ada sekitar 1.446 rumah warga Anambas dan Natuna yang mendapat bantuan CSR perusahaan migas, berupa pemasangan baru sambungan listrik.
Menurut Darwin, Dinas ESDM Kepri telah lama menjalin kerja sama dengan PLN Unit Wilayah Kerja Riau-Kepri untuk percepatan pencapaian rasio elektrifikasi listrik melalui program "Kepri Terang".
"Selain mengandalkan APBD dan APBN, kami juga mendorong CSR perusahaan untuk mewujudkan program Kepri Terang, sehingga semua rumah tangga dapat menikmati listrik secara merata," ujar Darwin.
Baca juga: Program Kepri Terang Lanjut di 2024, Ansar Ahmad Ingin Warga Pulau Dapat Listrik
Ia pun berharap dengan peningkatan jam nyala listrik, khususnya di Kepulauan Anambas, semakin memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Penerangan listrik dapat dimanfaatkan warga untuk aktivitas perdagangan.
Demikian pula mendorong anak-anak lebih rajin belajar pada malam hari. Sebab sudah ada lampu penerangan yang lebih memadai.
"Jangan pula sibuk main game atau nonton televisi setelah jam nyala listrik bertambah, sampai lupa belajar. Banyal hal-hal bermanfaat yang bisa dilakukan dengan adanya penerangan listrik," ujarnya. (*/Tribunbatam.id/endrakaputra)
Baca berita lainnya di Google News
Pemprov dan DPRD Kepri Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2025, Ada Kenaikan Belanja Daerah |
![]() |
---|
Wagub Nyanyang Apresiasi Perkumpulan Banjarnahor Jaga Batam Tetap Hijau |
![]() |
---|
Gubernur Ansar Ahmad Pastikan Visi Misi untuk Kepentingan Masyarakat Kepri Sudah Berjalan |
![]() |
---|
Polda Kepri Resmikan Dapur SPPG Markas, Siapkan 3.400 Porsi Makanan Bergizi Gratis Setiap Hari |
![]() |
---|
Estafet Kepemimpinan, PKS Kepri Siap Lahirkan Keputusan Strategis Lewat Muswil VI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.