Perbedaan Manfaat Mandi Garam Epsom dan Garam Himalaya Bagi Kesehatan
Simak perbedaan dan persamaan manfaat garam epsom dan garam himalaya saat digunakan untuk mandi garam, bisa sembuhkan sejumlah penyakit kulit.
TRIBUNBATAM.id - Berikut perbedaan manfaat mandi garam epsom dan garam himalaya bagi kesehatan tubuh.
Mandi garam menjadi salah satu aktivitas yang dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan bagi tubuh.
Khususnya jika garam yang dipakai untuk mandi garam adalah garam epsom dan garam himalaya.
Dilansir dari laman Healthline.com, garam epsom juga dikenal sebagai Magnesium Sulfat.
Magnesium sulfat adalah senyawa kimia yang terdiri dari magnesium, belerang, dan oksigen.
Terlepas dari namanya, garam epsom adalah senyawa yang sangat berbeda dari garam meja.
Khasiat garam epsom dapat dirasakan dengan cara menggunakannya untuk mandi garam atau dilarutkan dalam air dan dikonsumsi.
Di samping itu, mandi garam himalaya juga diketahui memiliki berbagai manfaat khususnya bagi kesehatan kulit.
Mandi garam himalaya dapat memberikan sensasi rileks bagi tubuh hingga membantu menyembuhkan eksim.
Garam himalaya adalah sejenis garam batu berwarna pink dari wilayah Punjab di Pakistan, dekat kaki bukit Himalaya.
Kandungan garam himalaya secara kimiawi mirip dengan garam meja, yang mana mengandung hingga 98 persen natrium klorida.
Kandungan lainnya terdiri dari mineral, seperti kalium, magnesium, dan kalsium, yang memberi warna merah muda cerah pada garam.
Berikut manfaat mandi garam epsom dan garam himalaya bagi kesehatan tubuh.
Baca juga: Cara Mandi Garam Epsom untuk Anak-Anak, Ada 6 Hal yang Harus Diperhatikan
Manfaat Mandi Garam Epsom
1. Meredakan Nyeri Radang Sendi dan Bengkak
The Arthritis Foundation menyarankan mandi air hangat untuk mengurangi nyeri sendi dan pembengkakan karena terapi panas dapat membantu meredakan nyeri.
Mereka mencatat bahwa menambahkan garam epsom dapat meningkatkan kadar magnesium yang penting untuk kesehatan tulang dan jantung.
Magnesium mungkin juga berperan dalam penanganan nyeri, dan bukti menunjukkan bahwa kadar magnesium yang rendah mungkin ada kaitannya dengan osteoartritis.
Dalam sebuah penelitian, peneliti menemukan bahwa asupan magnesium yang rendah dikaitkan dengan lebih banyak rasa sakit dan berkurangnya fungsi pada penderita osteoartritis lutut.
Namun ilmu pengetahuan tentang mandi garam Epsom masih terbatas.
Para peneliti belum yakin apakah magnesium yang diserap melalui kulit sama efektifnya dengan suplemen magnesium oral .
2. Meredakan Sakit Otot Setelah Berolahraga
Mungkin yang paling mengejutkan, tidak ada bukti langsung bahwa mandi garam Epsom dapat membantu meredakan nyeri otot akibat olahraga.
Namun suplementasi magnesium dapat membantu pemulihan otot, mencegah atau membatasi nyeri otot setelah berolahraga.
Mandi garam epsom juga dapat mengurangi peradangan yang menyebabkan memar dan keseleo.
Suplementasi magnesium dapat mengurangi peradangan, sehingga membantu penyembuhan luka.
3. Fibromialgia
Fibromialgia atau fibromyalgia adalah penyakit yang ditandai oleh rasa nyeri di sekujur tubuh, disertai rasa lelah dan gangguan tidur.
Penderita fibromialgia dapat mengurangi rasa nyeri itu dengan menggunakan garam epsom untuk berendam.
Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan mineral seperti magnesium ke dalam air hangat dapat memberikan efek pereda nyeri bagi penderita fibromyalgia.
4. Membantu Meredakan Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit autoimun yang terjadi karena ada peradangan pada kulit.
Peradangan kemudian menyebabkan kulit bersisik, menebal, terasa gatal, serta mudah terkelupas.
National Psoriasis Foundation mencatat bahwa mandi garam epsom telah efektif bagi sebagian orang dalam menghilangkan rasa gatal dan membantu menghilangkan sisik psoriasis.
Rendaman garam epsom untuk psoriasis atau kondisi lain yang menyebabkan kulit kering, airnya tidak boleh terlalu panas.
American Academy of Dermatology Association merekomendasikan untuk membatasi waktu mandi Anda hingga 15 menit.
5. Mengobati Sembelit
Orang dapat menggunakan garam Epsom sebagai obat pencahar untuk mengobati sembelit.
Metode pengobatan ini melibatkan melarutkan sedikit garam epsom ke dalam air dan meminum campurannya.
Bagi sebagian banyak orang, meminum garam epsom umumnya aman.
Namun bagi penderita penyakit ginjal atau jantung, ibu hamil, dan anak-anak sebaiknya tidak mengonsumsinya.
Jika tidak yakin, sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter.
Baca juga: 5 Surah yang Dibaca Sebelum Mandi Garam Menurut Syekh Ali Jaber untuk Dapat Manfaatnya
Manfaat Mandi Garam Himalaya
Belum terdapat bukti ilmiah yang membuktikan bahwa mandi garam Himalaya lebih bermanfaat dibandingkan jenis mandi mineral lainnya.
Namun, mandi mineral, termasuk mandi garam Himalaya, mungkin bermanfaat dalam hal berikut:
1. Memberikan Sensasi Rileks
Mandi jenis apapun dapat mengurangi rasa lelah, stres, dan nyeri.
Dalam sebuah penilitan, mandi air hangat 10 menit juga dapat meningkatkan perasaan puas dan kesehatan emosional.
Di samping itu, menambahkan garam himalaya untuk mandi mampu menghasilkan ion negatif di udara, menciptakan efek menenangkan.
Meskipun hal ini belum terbukti, bukti anekdot menunjukkan bahwa orang menganggap mandi mineral, seperti mandi garam himalaya, menenangkan dan membuat rileks.
2. Memberikan Magnesium
Magnesium diperlukan untuk kesehatan dengan membantu otot berkontraksi dan rileks.
Hal ini diperlukan untuk regulasi sistem saraf dan juga membantu mengubah makanan menjadi energi.
Setiap sistem dalam tubuh membutuhkan magnesium agar dapat berfungsi dengan baik.
Garam himalaya mengandung sedikit magnesium, namun belum terbukti kandungan magnesiumnya cukup untuk memberikan manfaat kesehatan saat mandi.
Namun, tinjauan ilmiah menemukan bahwa magnesium mungkin bisa masuk ke sistem limfatik melalui kulit.
Penelitian kecil lainnya menunjukkan bahwa menyemprotkan larutan magnesium klorida pada kulit dapat mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan fibromyalgia.
3. Menenangkan Gigitan Serangga
Ada banyak pengobatan rumahan untuk gigitan serangga.
Garam himalaya dipercaya menjadi salah satu alternatif pengobatan untuk gigitan serangga yang memberikan efek menenangkan.
Berendam dalam air hangat yang mengandung garam himalaya dapat membantu meredakan gatal dan mengurangi pembengkakan.
4. Mengobati Eksim, Jerawat, dan Psoriasis
Garam memiliki sifat antimikroba sehingga bermanfaat untuk mengobati jerawat.
Mandi garam himalaya bisa menjadi salah satu opsi untuk mengatasi jerawat di area tubuh yang sulit dijangkau yang sering berjerawat, seperti punggung atau bahu.
Mandi mineral terbukti memiliki manfaat bagi penderita psoriasis atau eksim. Bahan-bahan ini dapat mengurangi kerak, kemerahan, dan iritasi.
Menurut National Eczema Association, menambahkan garam ke air mandi dapat mengurangi rasa perih yang mungkin ditimbulkan air pada kulit saat kambuh parah.
Kandungan magnesium dalam garam himalaya juga mungkin bermanfaat untuk mengurangi peradangan kulit.
(Tribunbatam.id/Cahyanti Nawangsari)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Bolehkah Mandi Garam Setiap Hari? Begini Penjelasannya Menurut Dokter |
|
|---|
| Niat Mandi Garam dari Syekh Ali Jaber, Lengkap dengan Tata Caranya |
|
|---|
| Arti Mandi Garam Menurut Islam, Dipercaya Bisa Tangkal Sihir hingga Buka Aura Positif |
|
|---|
| 5 Surah yang Dibaca Sebelum Mandi Garam Menurut Syekh Ali Jaber untuk Dapat Manfaatnya |
|
|---|
| Cara Mandi Garam Epsom untuk Anak-Anak, Ada 6 Hal yang Harus Diperhatikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/garam-epsom-dan-garam-himalaya.jpg)