Selasa, 9 Juni 2026

PIALA EROPA 2024

Italia Kalah, Tersingkir di Babak 16 Besar EURO 2024, Spalletti: Kami Perlu Mengubah Banyak Hal

Italia Kalah lawan Swiss, tersingkir di Babak 16 Besar EURO 2024, Pelatih Luciano Spalletti: Kami Perlu Mengubah Banyak Hal

Tayang:
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
twitter.com/azzurri
Pelatih Timnas Italia Luciano Spalletti 

BERLIN, TRIBUNBATAM.id - Timnas Italia harus angkat koper lebih cepat dari perkiran di EURO 2024.

Perjalanan Juara Piala Eropa 2020 itu hanya sampai babak 16 besar, karena kalah lawan Swiss pada pertandingan knock out, Sabtu (29/6/2024).

Dua yang tak bisa dicegah kiper Gianluigi Donnarumma masing-masing dicetak Remo Freuler (37') dan Ruben Vargas (46').

Terkait hasil ini, Pelatih Timnas Italia Luciano Spalletti mengakui dia harus ‘mengubah keadaan’ setelah Italia tersingkir dari EURO 2024.

Luciano Spalletti mengadakan konferensi pers setelah Italia kalah 2-0 dari Swiss di babak 16 besar EURO 2024.

Dua pertanyaan pertama cukup jelas. Apakah dia akan tetap menjadi pelatih Italia dan apa yang akan terjadi selanjutnya bagi tim?

“Itu pertanyaan yang wajar; jangan merasa bersalah karena bertanya padaku. Inilah intinya,” jawab Spalletti.

“Itu tidak mengubah apa pun bagi saya dalam artian saya mempunyai tanggung jawab atas apa yang terjadi."

"Saya telah memilih para pemainnya. Saya tidak senang dengan penampilan yang kami hasilkan hari ini dan penampilan melawan Spanyol."

“Saya sebagian senang dengan dua pertandingan lain yang kami mainkan. Kali ini saya mengistirahatkan mereka dan mengganti tim. "

"Di pertandingan sebelumnya, saya menyalahkan diri sendiri, terlepas dari pemilihan tim, karena tidak melakukan terlalu banyak perubahan,” katanya seperti dikutip dari football italia.

Selama wawancara pasca pertandingan dengan Sky, Spalletti menyalahkan “tempo dan ketajaman” tim.

“Baru-baru ini, kami mencoba melatih para pemain dengan cara tertentu agar memiliki intensitas dan pemulihan yang cepat karena ada metode yang memungkinkan adanya peningkatan,” tambahnya dalam presser pasca pertandingan.

“Dalam hal ini, saya tidak terlalu senang dengan respons kami di tempat latihan, namun ini adalah pemain yang saya pilih."

"Ini adalah bagian dari proses dan saya harus mengatakan ini. Semua pelatih lain memimpin 20 pertandingan sebelum Euro, dan ada yang lain 30 pertandingan. "

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved