Rabu, 22 April 2026

EURO 2024

Alasan Tangis Cristiano Ronaldo di Euro 2024, CR7: Perasaan Saya Campur Aduk

Cristiano Ronaldo jelaskan perasaannya campur aduk usai Timnas Portugal lolos ke babak 8 besar Euro 2024 hingga membuatnya menangis.

Metro.co.uk
Cristiano Ronaldo jelaskan perasaannya campur aduk usai Timnas Portugal lolos ke babak 8 besar Euro 2024 hingga membuatnya menangis. 

TRIBUNBATAM.id - Cristiano Ronaldo mengungkapkan campuran perasaan ‘kesedihan dan kegembiraan’ setelah gagal mengeksekusi penalti yang membuatnya menangis dalam kemenangan adu penalti Portugal atas Slovenia pada Senin malam.

Pertandingan ini berakhir tanpa gol dalam 90 menit dan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Portugal mendapat peluang emas di babak pertama perpanjangan waktu setelah Diogo Jota dijatuhkan di kotak penalti, dan Ronaldo maju untuk mengambil penalti.

Baca juga: Tangis Cristiano Ronaldo Pecah di Euro 2024 Usai Gagal Eksekusi Penalti

Baca juga: Alasan Cristiano Ronaldo Belum Cetak Gol di Euro 2024, Bruno: Dia Memikirkan Tim

Namun, tembakan Ronaldo berhasil diselamatkan oleh kiper Slovenia, Jan Oblak. Ketika babak pertama perpanjangan waktu berakhir, Ronaldo terlihat menangis di tepi lapangan.

Rekan setimnya, Diogo Dalot, segera menghiburnya saat mereka bersiap untuk babak kedua perpanjangan waktu.

Meski tidak ada gol yang tercipta hingga akhir perpanjangan waktu, Portugal akhirnya memenangkan pertandingan melalui adu penalti.

Kiper Portugal, Diogo Costa, tampil gemilang dengan menyelamatkan ketiga penalti Slovenia.

Ronaldo, yang mengeksekusi penalti pertama Portugal, berhasil mencetak gol dan mengangkat tangannya kepada para pendukung sebagai permintaan maaf atas kegagalannya sebelumnya.

Bruno Fernandes dan Bernardo Silva kemudian mencetak gol penalti mereka, memastikan kemenangan Portugal dan membawa tim ke perempat final Euro 2024, di mana mereka akan menghadapi Prancis pada Jumat pukul 8 malam.

Dalam wawancara dengan Sport TV, Ronaldo mengungkapkan perasaannya setelah adu penalti.

“Bahkan orang-orang terkuat pun memiliki hari-harinya sendiri. Saya merasa terpuruk dan sedih karena tim membutuhkan saya," ucapnya.

"Awalnya kesedihan, tapi akhirnya kegembiraan. Sepak bola memang penuh momen yang tidak dapat dijelaskan, dari menit kedelapan hingga menit ke-80," jelasnya.

Ronaldo juga mengakui bahwa ini adalah Kejuaraan Eropa terakhirnya, namun ia tidak terlalu emosional tentang hal itu.

“Ini bukan tentang meninggalkan sepak bola, tapi tentang antusiasme yang saya miliki terhadap pertandingan ini, melihat para pendukung, keluarga saya, dan kasih sayang orang-orang."

"Membuat orang bahagia adalah hal yang paling memotivasi saya," tambahnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved