Sabtu, 25 April 2026

Baznas Luncurkan ZChicken di Batam, Bantu Mustahik Mandiri secara Finansial

Aroma gurih ayam goreng menyeruak di halaman Rumah Jamur, pada Jumat (5/7/2024), menandai peluncuran resmi program ZChicken di Batam oleh Baznas

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Aminuddin
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri, Aries Fhariandi (tiga dari kanan) saat membuka peluncuran program ZChicken oleh Baznas di Batam, Jumat (5/7/2024) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aroma gurih ayam goreng menyeruak di halaman Rumah Jamur, Batam Kota pada Jumat (5/7/2024), menandai peluncuran resmi program ZChicken oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Program ini hadir sebagai angin segar bagi para mustahik yang bercita-cita memiliki usaha kuliner, khususnya ayam goreng.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri, Aries Fhariandi, menyambut baik inisiatif Baznas ini.

"ZChicken bukan sekadar program bantuan, tapi bukti nyata komitmen kita bersama dalam memberdayakan ekonomi umat," ujarnya usai meresmikan peluncuran ZChicken di Batam.

Baca juga: Senyum Kaum Dhuafa di Teluk Sebong Bintan Dapat Sembako dari Pemkab lewat Baznas

ZChicken sendiri bukanlah program baru. Sejak 2020, program ini telah menebar manfaat di seluruh Indonesia. Yakni membantu lebih dari 1000 penerima manfaat untuk memulai usaha ayam goreng.

Kini, ZChicken hadir di Batam, memperkaya ragam program pemberdayaan ekonomi yang telah dijalankan oleh pemerintah provinsi.

"Kami melihat potensi besar di sektor kuliner, terutama ayam goreng yang sangat digemari masyarakat. Melalui ZChicken, kami ingin membantu mustahik untuk mandiri secara finansial dan berkontribusi pada perekonomian daerah," jelas perwakilan Baznas.

Kolaborasi

Bantuan yang diberikan ZChicken terbilang komprehensif. Selain gerobak dan peralatan masak, penerima manfaat juga mendapatkan pelatihan manajemen usaha dan akses pasar yang lebih luas.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka.

Pada kesempatan itu, Kadisperindag Kepri Aries Fhariandi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam upaya pemberdayaan ekonomi.

"ZChicken adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat," katanya.

Ia juga mengingatkan para penerima manfaat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Baca juga: Baznas Bersama Sekda Anambas Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk 38 Siswa Kurang Mampu

"Bantuan ini adalah amanah yang harus dijaga dan dikembangkan. Jadikan ZChicken sebagai batu loncatan untuk meraih kesuksesan," pesannya.

Peluncuran ZChicken di Batam lanjutnya, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran di Kepri pada Mei 2024 mencapai 4,82 persen. Diharapkan, program seperti Zchicken dan semacamnya dapat berkontribusi dalam menurunkan angka tersebut.

Selain itu, ZChicken juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor UMKM di Batam. Saat ini, terdapat lebih dari 150.000 UMKM di Provinsi Kepri. Dengan adanya program-program pemberdayaan seperti ZChicken, diharapkan jumlah UMKM ini akan terus bertambah dan semakin kuat.(TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved