Jumat, 15 Mei 2026

WARGA BATAM DEMO REKLAMASI

Developer Batam Janji Buat Drainase Cegah Banjir Dekat Proyek Reklamasi

Developer proyek dekat permukiman warga di Tiban, Sekupang, Batam berjanji membuat saluran air yang layak agar tak terjadi banjir.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Eko Setiawan | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Eko Setiawan
Perwakilan warga Perumahan Graha Permata Indah dan Perumahan Queen Southlink di Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepri di lokasi reklamasi dekat permukiman mereka, Minggu (7/7/2024). Pihak pengembang berjanji akan membuat saluran air yang layak agar tempat mereka tak banjir saat hujan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga Perumahan Graha Permata Indah Cluster Anggrek dan Perumahan Queen Southlink Batam yang demo reklamasi dekat permukiman mereka bisa bernapas lega.

Itu setelah pihak pengembang yang melakukan reklamasi serta menimbun mangrove berjanji membuatkan saluran air yang layak sesuai harapan warga.

Drainase ini yang sejak awal.

Sebab mereka khawatir permukiman mereka banjir saat hujan tiba.

Apalagi pembuangan air dari Tiban Kampung juga mengalir ke sana.

"Ini permintaan warga sudah saya dengarkan. Secepatnya kami akan membuatkan parit untuk saluran air," ucap Fahmi, penanggung jawab proyek penimbunan mangrove yang hadir dalam diskusi bersama warga dan Polsek Sekupang, Minggu (7/7/2024).

Ketua RT Anggrek, Wandi mengatakan, aksi warga ini terjadi setelah mereka gotong royong.

Dari pengalaman sebelumnya, saat hujan sebagian rumah mereka tergenang banjir, apalagi saat ini musim penghujan.

"Jadi maksud kedatangan kita tadi itu untuk menananyakan proses penimbunan ini. Jangan sampai ditimbun-timbun tapi saluran air ke lautnya gak ada. Otomatis rumah warga tergenang air saat hujan," sebut Wandi.

Warga sempat mengentikan proses penimbunan sementara sampai pihak developer datang.

Perwakilan warga juga meminta denah lokasi penimbunan.

Baca juga: BREAKING NEWS - Warga Perumahan Graha Permata Indah Batam Demo Tolak Reklamasi

Hal ini dilakukan agar warga tahu kemana arah air akan mengalir.

Sementara Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom akan menyurati pihak developer jika masih membandel dan tidak mengindahkan keluhan masyarakat.

"Tadi saya sudah perintahkan Bhabinkantibmas untuk diskusi dengan warga. Sebagai pihak keamanan kami berharap pihak developer dan warga bisa berbicara dengan kepala dingin. Besok saya akan minta juga kejelasan dari pihak developer," sebut Benhur. (TribunBatam.id/Eko Setiawan)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved