BATAM TERKINI
Ditpam BP Batam Patroli 2 Jam Sekali Cegah Aksi Bunuh Diri di Jembatan Barelang
Maraknya aksi bunuh diri di Jembatan Barelang buat personel Ditpam BP Batam tingkatkan patroli jadi 2 jam sekali hingga subuh di area jembatan
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Maraknya kasus bunuh diri di kawasan Jembatan Barelang, Batam, memicu keprihatinan mendalam dan mendorong berbagai pihak untuk mencari solusi pencegahan.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar prosesi ruqyah di Jembatan Barelang pada Jumat (19/7/2024). Kegiatan ini diharapkan dapat memantik perhatian masyarakat Batam pentingnya kepedulian.
Koordinator Pos Jembatan I Barelang Amron mengungkapkan, rentetan kasus bunuh diri di area Jembatan Barelang seringkali dipicu masalah sosial, ekonomi, asmara hingga utang piutang.
"Larinya ke Jembatan I untuk mengakhiri hidup, miris juga ya dengarnya," ujarnya.
Baca juga: Ruqyah di Jembatan Barelang, Ustaz Candra Harapkan Tak Ada Lagi Aksi Bunuh Diri di Lokasi
Pihaknya berharap aksi ruqyah dan sebagainya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Batam, untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan mencegah kejadian serupa (bunuh diri) terulang kembali.
Ditpam sendiri yang bertugas di Jembatan Barelang telah meningkatkan upaya pencegahan dengan melakukan patroli setiap 2 jam sekali di area jembatan hingga Jembatan 5 Barelang.
Namun untuk saat ini, patroli rutin digalakkan sampai Jembatan 4 saja.
"Upaya yang kita lakukan untuk memperkecil kejadian-kejadian serupa tak terulang lagi, kita sekarang ini 2 jam sekali mengadakan patroli, kita bersihkan jembatan, kalau selama ini kan pengawasan kita sebenarnya sudah maksimal, kita sekarang perketat jadi dua jam sekali supaya tindakan demikian tidak lagi terjadi," kata Amron.
Meskipun patroli dilakukan 24 jam, keterbatasan personel membuat patroli rutin hingga subuh baru mencapai Jembatan 4.
"Kita personel di sini ada 13, kita ada tiga shift," jelas Amron.
Terkait keberadaan CCTV untuk mengawasi kegiatan di Jembatan Barelang Batam, Amron mengungkapkan sebelumnya telah terpasang CCTV namun rusak akibat disambar petir.
Baca juga: Prihatin Kasus Bunuh Diri, Yayasan Ini Akan Gelar Ruqyah di Jembatan Barelang Batam Besok
CCTV tersebut sudah tiga kali dipasang, namun tiga kali juga tersambar petir.
"Untuk saat ini belum ada (CCTv) tapi kita sudah mengajukan ke Humas BP Batam, supaya dibuat lagi CCTv-nya," tambahnya.
Amron juga mencatat kasus bunuh diri dan percobaan bunuh diri di Jembatan Barelang pada tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ya akhir-akhir ini lebih banyak, karena dihitung dari dua bulan terakhir ini cukup, cukup mengkhawatirkan," pungkasnya. (TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Dari Baloi Hingga Tanjung Uncang, Jejak Pencuri Kabel PLN di Batam Dibongkar Polisi |
|
|---|
| Aksi Komplotan Rayap Besi di Batam Kian Meresahkan, Trafo 150 Kg Milik PLN Diangkut |
|
|---|
| Tiket Pesawat dari Batam Mulai Naik, Imbas Avtur Mahal hingga 13 Persen |
|
|---|
| Shelter Dinsos Sudah Berfungsi, Tapi Manusia Silver Makin Banyak, Zulkipli: Ini Masalah Kita Bersama |
|
|---|
| KPK ke Batam, Tinjau Shelter Dinsos di Sekupang, Pastikan Proyek Strategis Tepat Sasaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/19072204patroli-Ditpam-BP-Batam.jpg)