Selasa, 14 April 2026

BATAM TERKINI

Prihatin Kasus Bunuh Diri, Yayasan Ini Akan Gelar Ruqyah di Jembatan Barelang Batam Besok

Yayasan An Nubuwwah Batam akan gelar ruqyah di Jembatan 1 Barelang, Jumat (19/7) besok, sikapi marak kasus bunuh diri di Jembatan Barelang.

Editor: Dewi Haryati
Dok.Polsek Sagulung
Pemasangan spanduk di Jembatan 1 Barelang oleh Polsek Sagulung bersama dosen dan mahasiswa UNRIKA, Selasa (2/7/2024) sikapi kasus bunuh diri. Terbaru, sebuah yayasan di Batam akan menggelar ruqyah di Jembatan 1 Barelang, Jumat (19/7/2024) besok masih terkait marak kasus bunuh diri di Batam dengan lompat dari Jembatan Barelang 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berita dan kabar-kabar serangkaian aksi bunuh diri di Jembatan Barelang Batam memantik perhatian banyak pihak. Salah satunya dari pihak Yayasan An Nubuwwah Batam.

Pengelola yayasan, Muhammad Candra P Pusponegoro Al Jubron Fahirro mengatakan, sikapi kejadian itu pihaknya mencoba menginisiasi kegiatan ruqyah di Jembatan I Barelang, pada Jumat (19/7/2024).

Kegiatan ini menjadi salah satu cara mencegah aksi bunuh diri terjadi lagi di masa mendatang.

Candra mengatakan, fenomena bunuh diri di Jembatan Barelang yang sering diberitakan hingga viral di media sosial, membuat pihaknya turut prihatin dan tergerak untuk berbuat sesuatu untuk melakukan pencegahan.

Baca juga: Sayangi Nyawamu! Polisi Pasang Spanduk Cegah Aksi Lompat Jembatan Barelang Batam

"Tindakan ini perlu kita tanggulangi bersama-sama," katanya, Kamis (18/7/2024).

Menurut Candra, banyak faktor kenapa tindakan mengakhiri hidup dilakukan oleh individu. Bisa karena faktor ekonomi, faktor asmara putus cinta, hingga masalah hidup yang datang bertubi-tubi.

"Bunuh diri merupakan sebuah realitas kehidupan yang tidak bisa dipungkiri saat ini. Semua agama dan kepercayaan, khususnya Islam berpedoman bahwa bunuh diri dengan cara apa pun adalah tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ketuhanan, keimanan, moral, dan kemanusiaan," katanya, Kamis (18/7/2024).

Candra mengungkapkan, sepanjang 2020-2024 banyak pasien ruqyah yang datang ke pihaknya mengalami depresi dan halusinasi.

Baca juga: Polisi Gandeng Unrika Beri Konseling Gratis Antisipasi Warga Terjun dari Jembatan Barelang

"Sebelum ruqyah, mereka (pasien) mengaku diberikan bisikan-bisikan untuk melakukan hal tak diinginkan," tuturnya.

Acara ruqyah besok akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan melapor ke Pos Ditpam Jembatan I Barelang. Rangkaian kegiatan meliputi salat sunat hajat, pembacaan ayat ruqyah, pembacaan doa ruqyah, dan diakhiri dengan penyiraman air ruqyah di area jembatan.

Yayasan An Nubuwwah Batam juga mengajak seluruh masyarakat Batam untuk bersama-sama berdoa dari rumah, surau, musala, atau masjid masing-masing.

(TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved