Kamis, 16 April 2026

BATAM TERKINI

Warga Binaan Lapas Batam Dilatih Jadi Montir Motor, Bagi yang Lulus Ujian Dapat Sertifikat

Warga Binaan Permasyarakatan di Lapas Batam kembali dapat pelatihan kerja. Kali ini bentuknya pelatihan jadi montir motor. Ada juga ujian bagi peserta

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
Warga binaan Lapas Kelas IIA Batam mengikuti pelatihan montir motor dan ikut uji kompetensi, bagian dari pembinaan di Lapas Kelas IIA Batam, baru-baru ini 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kerja sama antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan LPK Sumber Ilmu Batam berlanjut.

Bentuk kerja sama yang dijalankan Lapas dengan Disnaker ini, yakni pengesahan sertifikat pelatihan bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) yang sudah mendapat pelatihan perbaikan sepeda motor sebelumnya.

Dalam rangka menyelesaikan Pelatihan Service Kendaraan bermotor roda 2, digelar uji kompetensi pelatihan service kendaraan bermotor terhadap warga binaan didampingi oleh Disnaker Batam.

Ujian kompetensi dilaksanakan selama 8 hari. Materi yang didapatkan oleh WBP ini langsung dari tim assesor dari perwakilan BNSP Jakarta, Agus P.

Baca juga: 37 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Batam Dilatih Jadi Kader Kesehatan, Ini Tujuannya

Setelah mendapatkan pelatihan materi, selanjutnya warga binaan mendapatkan ujian praktek dari LPK Sumber Ilmu Batam didampingi Disnaker Batam selama dua hari yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas IIA Batam, Senin (22/7/2024).

Kalapas Batam Heri Kusrita mengatakan, apa yang dilakukan merupakan bagian dari pembinaan terhadap warga binaan, agar setelah selesai menjalani masa tahanan mereka memiliki keahlian dan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Harapan kita seluruh warga binaan yang mengikuti kegiatan ini dapat lulus 100 persen, dan nanti akan mendapatkan sertifikat dari BNSP yang berstandar nasional," kata Heri.

Ia juga meminta kepada seluruh warga binaan agar serius dalam mengikuti ujian ini, agar ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat setelah bergabung kembali ke masyarakat.

"Dengan memiliki keahlian, kita berharap WBP tidak melakukan pelanggaran hukum yang bisa membawa WBP tersebut kembali ke Lapas. Harapan kita jangan ada lagi yang kembali," kata Heri.

Di tempat terpisah, Kadisnaker Batam Rudi Syakyakirti mengatakan, pihaknya selalu siap memberikan pendampingan terhadap instansi ke tiga dalam memberikan pelatihan dan pembinaan.

Baca juga: Lapas Batam Bekali Warga Binaan Pelatihan Mengelas untuk Persiapan Jelang Bebas

"Keahlian itu sangat penting, dengan demikian seseorang bisa mandiri dan berusaha, tanpa bergantung kepada orang lain," kata Rudi.

Ia mengatakan, di tengah tantangan zaman saat ini seseorang diharapkan memiliki keahlian. Karena keahlian yang dimiliki bisa digunakan kapanpun sesuai tempat dimana tinggal. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved