SOSOK

Profil Danlanud RSA Ranai di Natuna Dedy Iskandar, Alumni Akademi Angkatan Udara 1998

Inilah profil Danlanud RSA Ranai di Natuna Kolonel Pnb Dedy Iskandar. Ia sebelumnya dilantik sebagai Danlanud RSA pada 5 Juli 2023 lalu

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Komandan Lanud RSA Ranai di Natuna Kolonel Pnb Dedy Iskandar 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Inilah profil Danlanud RSA Ranai di Natuna Kolonel Pnb Dedy Iskandar.

Dedy dilantik menjadi Danlanud RSA Ranai pada tanggal 5 Juli 2023 lalu. Dengan begitu, ia sudah bertugas lebih dari satu tahun lamanya di Natuna.

Pria kelahiran Gresik, 26 April 1977 ini merupakan alumni Akademi Angkatan Udara tahun 1998.

Dedy sendiri merupakan seorang pilot atau penerbang tempur yang handal. Mulai dari pesawat tempur TNI AU jenis Sukhoi, Hawk, dan Super Tucano pernah ia terbangkan.

Baca juga: Danlanud RSA Natuna Bacakan Amanat  Panglima TNI Dalam Menjaga Perbatasan

Setelah lulus perwira remaja, pria kelahiran Gresik ini melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Penerbang (Sekbang), dan lulus di tahun 2000.

Penempatan pertamanya bertugas di Skadron l di Spadio di Kota Pontianak. Di sana dia menerbangkan pesawat tempur jenis Hawk 100-200 sekitar 7 tahun.

Kemudian, ditarik untuk bertugas di Skadron Udara 11 dengan menggunakan pesawat Sukhoi.

Setelah mengemban tugas sekitar dua tahun lamanya, Dedy mengikuti Sekolah Instruktur Penerbang (SIP) di Yogyakarta, dan jadi instruktur sekitar 3 tahun.

Dari sana tepat di tahun 2012, ia mendapat perintah untuk bertugas di Skadron Udara 21 di Kota Malang dengan menerbangkan pesawat Super Tucano.

Saat bertugas di sana, ia pun diangkat menjadi Komandan di Skadron tersebut. Tidak lama kemudian, mendapatkan tugas di Staf Operasi Mabes TNI AU hingga 2 tahun enam bulan.

Kemudian, diangkat menjadi Kasubdit Pangkalan selama 8 bulan. Dari sana kembali ke Kota Malang menjadi Kepala Dinas Personel selama 4 bulan.

Setelah itu ditarik ke Kota Pontianak menjadi Komandan Wing Udara selama 4 bulan.

Baca juga: Peringatan Hari Bakti ke 77 TNI AU, Personel Lanud RSA Natuna Gelar Doa Bersama

Dari sana mengikuti Sesko di China tahun 2014, dan Sesko TNI 2021 di Kota Bandung selama 8 bulan.

Kemudian, menjadi Paban Satu Staf Perencanaan dan Anggaran yang bertugas di Mabes AU sekitar 1 tahun lebih.

Setelah itu ditugaskan sebagai Komandan Lanud RSA, dan sampai sekarang sudah bertugas 1 tahun lamanya.

Di masa kepemimpinannya di Lanud RSA, berbagai terobosan untuk bisa dekat dengan masyarakat merupakan salah satu hal yang penting bagi Dedy.

Salah satunya dalam hal misi kemanusiaan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan pertolongan medis yang memadai, karena di Kabupaten Natuna tidak bisa ditangani, TNI AU selalu siap untuk melayani.

Tidak hanya dari sisi kemanusian, dari sisi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga dilakukan oleh Lanud RSA dengan membuka pasar minggu ria di kawasan tepi pantai Lanud RSA sendiri.

Dalam kegiatan pasar minggu ria itu, pihak Lanud RSA menyediakan 30 tenda secara gratis untuk tempat para UMKM berjualan.

Selain itu, Lanud RSA juga mengadakan festival layang-layang yang bertujuan untuk melestarikan budaya, dan tradisi bangsa Indonesia yang sudah ada sejak zaman dahulu.

Festival itu juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, dan sportivitas masyarakat, serta untuk mempererat tali silaturahmi antar warga Kabupaten Natuna bersama TNI AU.

Baca juga: Lanud Raden Sadjad Bantu Warga Natuna Jalani Pengobatan ke Jakarta

Bahkan, untuk mendukung pemain-pemain voli di Kabupaten Natuna pada kegiatan Bupati Cup, Lanud RSA mengundang pemain-pemain Voli Nasional untuk memberikan motivasi kepada pemain voli yang ada di Kabupaten Natuna.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Lanud RSA ini juga mengadakan bakti sosial kesehatan kepada masyarakat secara gratis menjelang Hari Bakti ke-77 TNI AU. Itu dengan mendatangkan dokter spesialis dari Mabes TNI AU.

Supaya masyarakat merasa nyaman berada di wilayah perbatasan, Lanud RSA juga beberapa kali melakukan open house dengan mendatangkan pesawat-pesawat TNI AU, baik itu pesawat angkut, pesawat F-16, dan pesawat lainnya didatangkan dan dikenalkan kepada masyarakat.

Harapannya, lewat kegiatan itu masyarakat mengetahui bahwa TNI AU hadir dengan alutsistanya yang siap menjaga wilayah udara ataupun wilayah perbatasan Kabupaten Natuna. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved