Selasa, 14 April 2026

batam terkini

AAJI Tanam 800 Bibit Mangrove di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip Nongsa

Direktur Eksecutive AAJI, Togar Pasaribu mengatakan kegiatan ini merupakan program jangka panjang AAJI. Kali ini dengan tema “Mendukung Masyarakat dan

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/ist
Tanam 800 Bibit Mangrove di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip Nongsa, Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, Batam - Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama dalam mengurangi emisi karbon. Dalam kesempatan kali ini Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar program Industry Social Responsibility (ISR) dan Literasi di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa, Rabu (7/8) siang.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian acara Top Agen Awards (TAA) yang ke-37.

Direktur Eksecutive AAJI, Togar Pasaribu mengatakan kegiatan ini merupakan program jangka panjang AAJI. Kali ini dengan tema “Mendukung Masyarakat dan UMKM Naik Kelas & Cerdas Finansial".

"Program ini akan terus berlanjut sampai ke daerah-daerah lain," ujarnya di lokasi.

Dalam kegiatan ini AAJI menanam 800 bibit mangrove. Kemudian memberikan bantuan kepada para Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bintan Resorts Tanam 5.000 Bibit Bakau

"Karena program AAJI peduli bumi itu adalah PR kita bersama. Saya pikir ini mungkin harus menjadi konsen semua pihak," katanya.

Togar menjelaskan TAA tersebut bukan hanya sekedar penghargaan agen terbaik. Tapi juga menghidupkan perekonomian dimana acara yang diselenggarakan.

"Kami berharap UMKM ini juga hidup. Setiap kegiatan ini ada seratus orang yang hadir. Ekonomi bisa bergerak hotel transportasi pasti dapst rezekinya masing-masing," ungkapnya.

Sementara Ketua Bidang Literasi & Perlindungan Konsumen AAJI, Freddy Thamrin mengatakan kegiatan ini merupakan bukti nyata transformasi dan kolaborasi AAJI bersama anggotanya yang secara konsisten berupaya melestarikan lingkungan.

"Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama dalam mengurangi emisi karbon. Kegiatan di Batam ini diperkirakan dapat menyerap sekitar 1.200 kilogram karbon dioksida setiap tahunnya," tutupnya.

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved