NINO

Pilkada Lingga 2024 - Muhammad Nizar Bakal Lawan Mentornya: Hal Biasa di Politik

Muhammad Nizar di Pilkada Lingga 2024 bakal melawan Alias Wello sekaligus mentor politiknya. Ia merespons hal itu.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
PILKADA LINGGA 2024 - Foto Alias Wello (kanan) dan Muhammad Nizar (kiri) saat menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga priode 2016-2021. Mereka berdua kini bakal berlaga di Pilkada Lingga 2024. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Muhammad Nizar, bakal calon Bupati Lingga bakal berhadapan dengan Alias Wello sekaligus mentor politiknya di Pilkada 2024 ini.

Baik Alias Wello dan Muhammad Nizar pernah menjadi pasangan sebagai Bupati Lingga dan Wakil Bupati Lingga pada periode 2016-2021.

Namun di tengah perjalanan, Awe menyerahkan estafet kepemimpinannya kepada Muhammad Nizar.

Namun, keduanya berada di kubu yang berbeda.

Banyak pihak yang menyebutkan, kontestan ini antara guru (Awe) melawan murid (Nizar).

Muhammad Nizar yang berpasangan dengan Novrizal menyatakan bahwa persaingan dengan Awe adalah bagian dari dinamika politik.

Ia menegaskan, meskipun mereka kini bertarung sebagai rival, hubungan baik di antara mereka tetap terjaga.

"Ini hal biasa dalam politik. Mau berkaitan dengan duet atau duel, itu bagian dari dinamika politik. Yang penting adalah tidak baperan," kata Nizar baru-baru ini.

Nizar-Novrizal (NINO) dan Alias Wello bersama Ishak (AWE BISA) telah melakukan tes kesehatan di RSBP Batam, pada Sabtu (31/8/2/24).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lingga, Ardhi Aulia, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari tahapan pemilihan yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung selama dua hari, dengan hasil yang akan diterima oleh KPU Lingga pada 3 September 2024.

Baca juga: Awe - Ishak di Pilkada Lingga 2024 Bersiap ke RSBP Batam Jalani Tes Kesehatan

“Saat ini, kita masih menunggu hasilnya. Diharapkan semua proses berjalan lancar, dan hasilnya dapat kita terima sesuai jadwal,” tambah Ardhi.

Pada hari pertama, para calon menjalani beberapa pemeriksaan penting, termasuk Magnetic Resonance Imaging (MRI), radiologi, dan psikotes.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap calon yang akan dipilih oleh publik nantinya, dalam kondisi kesehatan yang prima dan siap menjalankan tugas selama masa periode kepemimpinan mereka.

Tes kesehatan ini dilakukan sebagai bagian dari regulasi KPU yang menuntut calon pemimpin daerah memiliki kesiapan fisik dan mental yang optimal.

Sehingga mampu mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai kepala daerah dengan baik. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved