PERAMPOK DI BATAM SASAR ALFAMART

Perampok di Batam Sasar Alfamart, Direskrimum Bikin Sayembara Wakafkan Sebulan Gaji

Direskrimum Polda Kepri bikin sayembara buat warga terkait kasus perampokan di Alfamart Sagulung Batam. Satu bulan gajinya ia bakal wakafkan.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
PERAMPOKAN DI BATAM - Direskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Doni Alexander (kiri) saat ungkap kasus di Mapolda Kepri belum lama ini. Ia membuat sayembara untuk warga dengan mekawafkan sebulan gajinya. Sayembara terkait peran aktif warga dalam membantu memberikan informasi identitas maupun keberadaan pelaku perampokan Alfamart Sagulung Batam, Senin (2/9). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perampokan di Batam menyasar Alfamart di Kecamatan Sagulung pada Senin (2/9/2024) menyita perhatian Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Doni Alexander.

Doni membuat sayembara untuk warga Batam termasuk Provinsi Kepulauan Riau.

Komisaris Besar Polisi itu bahkan siap mewakafkan gajinya selama satu bulan bagi warga yang membantu polisi memberikan informasi terkait identitas dan keberadaan pelaku perampokan di Batam itu.

“Kepada semua masyarakat yang dapat memberikam informasi kepada kepolisian tentang pelaku. Sebagai reward, saya akan wakafkan gaji saya satu bulan,” ujar Kombes Pol Alexander saat ungkap kasus di Mapolda Kepri, Rabu (4/9/2024).

Reward dengan satu bulan gaji diberikan Direskrimum Polda Kepri sebagai bentuk penghargaan pada masyarakat yang membantu polisi dalam mengungkap pelaku perampokan itu.. 

Doni mengaku sedih melihat kejadian perampokan di Batam itu. 

Apalagi korbannya seorang perempuan karyawati Alfamart mengalami luka pada bagian jari akibat senjata tajam yang dibawa pelaku.

Ia diketahui menjadi tulang punggung keluarga.

“Sedih kita melihat kejadian itu, apalagi korbannya seorang perempuan. Saat ini kondisi korban masih mendapatkan perawatan,” tuturnya. 

Perampokan di Batam itu menyasar Alfamart di Jalan Lintas Sei Lekop sebelumnya terjadi sekira pukul 22.50 WIB.

Seorang karyawati bernama Krisma Susanti (26) terluka akibat sajam yang digunakan pelaku.

Baca juga: Perampokan di Batam, DPRD Minta Pengamanan di Tempat Perbelanjaan Diperketat

Ia masih menjalani perawatan untuk pemulihan. 

Dalam rekaman CCTv terlihat bagaimana Krisma didatangi dua pelaku hingga mengancamnya.

Dua pelaku yang mengenakan penutup wajah dilaporkan mengambil uang puluhan juta Rupiah dari dalam brankas.

Kepala toko Alfamart atau chief foto Store gerai Saguba, Adel saat ditemui mengungkap jika aksi dua perampok sadis itu berawal saat itu kondisi toko persiapan mau tutup.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved