Kamis, 9 April 2026

BATAM TERKINI

Waspada Mpox, Kadisbudpar Batam Imbau Pelaku Pariwisata Jaga Protokol Kesehatan

Kadisbudpar Batam Ardiwinata minta pelaku usaha pariwisata waspada penyebaran Mpox dengan cara terapkan protokol kesehatan layaknya saat pandemi covid

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
freepik
Mpox atau cacar monyet 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Mpox, penyakit menular yang disebabkan oleh virus monkeypox, belakangan ini membuat waswas masyarakat Indonesia. Sebab memiliki tingkat infeksi yang mengkhawatirkan.

Penyebaran penyakit ini tidak hanya berdampak kepada individu yang terpapar, namun juga berdampak ke masyarakat, sosial, ekonomi, hingga pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, meminta para pelaku usaha pariwisata khususnya, agar waspada terhadap penyebaran Mpox. Kewaspadaan ini dinilai penting meskipun belum ada laporan kasus Mpox di Batam saat ini. 

"Pentingnya menjaga kesehatan pribadi dan menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti mencuci tangan dan memakai masker saat sakit. Seperti protokol kesehatan yang sudah menjadi kebiasaan sejak pandemi COVID-19," ujar Ardiwinata, Selasa (3/9/2024).

Baca juga: Waspada Monkeypox, Pelabuhan SBP Tanjungpinang Dipasang Alat Pengukur Suhu Tubuh

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Batam tidak mengeluarkan peringatan perjalanan khusus, meskipun Batam berbatasan dengan Singapura.

"Prokes saat pandemi COVID-19 itu sudah jadi kebiasaan. Jadi kita terapkan itu saja, belum perlu menerapkan protokol khusus lagi," tambahnya.

Diketahui, negara Singa mencatat ada 13 kasus Mpox terkonfirmasi, bahkan protokol kesehatan di Bandara Changi dan Seletar diterapkan untuk mengawasi situasi.

Ardi mengatakan, aktivitas pariwisata di Batam sejauh ini tetap berjalan normal dengan berbagai acara hingga akhir tahun 2024. 

"Dengan situasi dan kondisi seperti ini, kita tetap berhati-hati, kalau merasa sakit berobat, lebih ke personal untuk menjaga diri. Tapi dari pemerintah, dari kegiatan-kegiatan apapun itu tetap berjalan sebagaimana mestinya," tambahnya.

Baca juga: WHO Ganti Nama Cacar Monyet Monkeypox Jadi Mpox

Hingga Juli 2024, kunjungan wisatawan ke Batam tercatat sebanyak 600 ribu wisatawan. Kegiatan hingga acara yang sudah disiapkan juga terlaksana sesuai jadwal hingga akhir tahun.

Sebagai informasi Mpox telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global oleh WHO, dengan 88 kasus terkonfirmasi di Indonesia sepanjang 2022-2024 yang tersebar di beberapa wilayah Indoensia. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved