PERAMPOK DI BATAM SASAR ALFAMART

Dua Perampok di Batam Tega Lukai Karyawati Alfamart Masih Bebas

Manajemen Alfamart ungkap kondisi seorang karyawannya korban perampokan di Batam tepatnya di Kecamatan Sagulung, Senin (2/9).

|
TribunBatam.id/Istimewa
PERAMPOKAN DI BATAM - Tangkap layar perampokan di Batam sasar Alfamart Kecamatan Sagulung, Senin (2/9). Dua pelaku yang terekam CCTv masih bebas berkeliaran. Sementara karyawati korban perampokan dilaporkan kondisinya terus membaik. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lebih dari sepekan kasus perampokan di Batam menyasar Alfamart di Kecamatan Sagulung terjadi hingga seorang karyawati, Krisma Susanti jadi korbannya.

Dua pelaku perampokan di Batam yang terekam kamera pengawas CCTv faktanya masih menghirup udara bebas, meski polisi menyebut sudah mengetahui identitas mereka.

Bahkan Direskrimum Polda Kepri, Kombes Doni Alexander sampai membuat sayembara untuk warga.

Satu bulan gajinya ia wakafkan sebagai hadiah bagi warga yang mengetahui keberadaan dua pelaku perampokan di Batam itu.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha yang dikonfirmasi mengenai perkembangan terbaru mengaku masih menyelidiki kasus ini.

"Masih penyelidikan," ujarnya kepada TribunBatam.id.

Lalu bagaimana kondisi Krisma Susanti kini?

Corporate Communications Senior Manager Alfamart Nasional, Budi Santoso mengungkap kondisi karyawati itu mulai membaik.

Wanita yang sudah 4 tahun bergabung dengan Alfamart itu masih mendapat cuti yang diberikan manajemen.

"Ini merupakan bentuk dukungan dan kepeduliaan agar kesehatan karyawati kami betul-betul membaik," ucapnya, Rabu (11/9/2024).

Manajemen Alfamart juga akan memberikan reward sebagai bentuk penghargaan pada korban dengan keberaniannya. 

Hanya saja, Budi enggan membeberkan reward yang diberikan kepada karyawati korban perampokan di Batam itu.

“Kondisi korban saat ini sudah sehat, ia mengalami luka di tangan. Yang bersangkutan masih kami berikan cuti, supaya betul-betul sehat nanti baru masuk kerja lagi,” kata Budi. 

Baca juga: Tiga Kasus Perampokan yang Belum Terungkap di Batam, 2 Alfamart dan 1 Kantor Developer

Budi mengatakan jika Krisma memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi saat bekerja. 

Setelah perampokan di Batam itu, manajemen Alfamart mengambil langkah tegas dengan memperkuat pengawasan di seluruh tokonya di Batam.

Budi Santoso mengatakan langkah pengamanan yang akan diterapkan antara lain penambahan jumlah kamera CCTv di dalam dan luar toko dan peningkatan patroli keamanan. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat. Mulai dari polres, Polda untuk memastikan lingkungan di alfamart aman," kata dia.

Selain itu, Alfamart juga akan memberikan pelatihan tambahan kepada para karyawan terkait penanganan situasi darurat dan tindakan pencegahan. 

Baca juga: Perampokan di Batam, DPRD Minta Pengamanan di Tempat Perbelanjaan Diperketat

Pihaknya menyesalkan, atas kejadian seorang perampok tak dikenal (OTK) menyerang salah satu toko Alfamart di kawasan Saguba, Batam, dan berhasil membawa kabur uang hasil penjualan sebesar Rp 37 juta. 

"Kami sangat menyesalkan insiden ini dan berkomitmen untuk memperkuat langkah-langkah keamanan di seluruh toko kami," kata dia. 

Dalam insiden itu, seorang pegawai toko mengalami luka di bagian tangan akibat ditusuk pelaku dalam kejadian tersebut. 

Pihak alfamart mengaku, telah memberikan perhatian khusus pada pegawai toko tersebut. 

Selain di Kecamatan Sagulung, perampokan di Batam menyasar Alfamart diketahui terjadi di kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa beberapa bulan lalu. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved