Batam Terkini
Makara Masjid Agung Raja Hamidah Batam Patah, Ibadah Dialihkan Sementara
Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, menjelaskan bahwa setelah hujan badai malam harinya, pihaknya bersama kontraktor PT Adhi Karya langsun
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Patahnya makara setinggi 14 meter pada kubah utama Masjid Agung Raja Hamidah di Batam Center berdampak pada operasional masjid.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa sore kemarin membuat aktivitas ibadah sementara dialihkan ke masjid lain di kawasan tersebut.
Makara yang patah berada di area ruang salat utama masjid yang baru saja diresmikan pada (15/9) lalu.
Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, menjelaskan bahwa setelah hujan badai malam harinya, pihaknya bersama kontraktor PT Adhi Karya langsung melakukan peninjauan dan perbaikan makara.
"Setelah patah akibat angin kencang, kami segera melakukan perbaikan," ujar Azril Apriansyah, Rabu (18/9/2024).
Namun, ia belum dapat memastikan kapan perbaikan akan selesai sehingga jemaah dapat kembali beribadah di masjid tersebut.
Baca juga: Makara Setinggi 14 Meter di Kubah Masjid Agung Raja Hamidah Patah Dihantam Badai
Azril juga menegaskan bahwa kerusakan ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor sambil melakukan pengecekan menyeluruh.
"Untuk aktivitas ibadah sementara dialihkan ke masjid lain di kawasan Masjid Agung Raja Hamidah," tambahnya.
Sebelumnya, staf Perwakilan PT Adhi Karya Batam, Andi, menjelaskan bahwa makara patah disebabkan oleh faktor cuaca.
Baca juga: Masjid Agung Raja Hamidah Batam Center Resmi Dibuka Kembali, Sudah Ada Permintaan Event Religi
"Untuk saat ini mutlak akibat bencana alam. Bagian yang terdampak adalah makarah setinggi 14 meter," ujar Andi.
Saat ini faktor alam menjadi salah satu penyebabnya.
Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan jemaah dapat segera kembali melaksanakan ibadah di Masjid dengan kapasitas daya tampung 10.000 orang ini. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Pantai Cipta Land Batam Tak Aman Bagi Pengunjung, Dua Remaja Jadi Korban Kejahatan |
|
|---|
| Dua Anak PMI yang Masih Balita Dideportasi Dari Malaysia, Sementara Orangtuanya Jalani Hukuman |
|
|---|
| CCTV Jadi Bukti, Pacar Korban Tak Terlibat Kasus Kematian di Batuaji |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Pelaku Transfer Palsu di Batam, Bayar Pakai Qris Tapi Uang Gak Masuk |
|
|---|
| Ratusan Kontainer Limbah Masih Bertahan di Batuampar, Penanganan Terkesan Lambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2024-09-18-at-225352.jpg)