LINGGA TERKINI
Ratusan Pelajar Belajar Sejarah Melalui Museum Linggam Cahaya Daik Lingga
Ratusan pelajar di Lingga mendatangi Museum Linggam Cahaya Daik Lingga untuk belajar tentang sejarah Lingga melalui koleksi di museum tersebut
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Laporan wartawan Tribun Batam, Febriyuanda
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Ratusan pelajar di Lingga mendatangi Museum Linggam Cahaya, Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), untuk mempelajari sejarah daerah ini, Selasa (1/10/2024).
Kehadiran ratusan siswa dari tingkat SD hingga SMA di Museum Linggam Cahaya, Daik, ini diinisiasi Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Lingga dalam bentuk kegiatan belajar bersama.
"Alhamdulillah, ada 500 orang siswa sebagai peserta yang secara bergantian datang dari masing-masing sekolah pada Selasa untuk belajar bersama," kata Lazuardi, pria yang ditunjuk selaku narasumber, Rabu (2/10/2024).
Lazuardi menjelaskan, para pelajar diajak mengenal koleksi bersejarah di Museum Linggam Cahaya, Daik.
Di ketahui, bahwa Museum Linggam Cahaya merupakan Museum terbesar di Kepri, yang menyimpan ribuan objek atau koleksi asli sejarah kesultanan pada masanya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sejarah dan peradaban Kesultanan Riau-Lingga yang dipamerkan di museum tersebut.
Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Karimun Hari Rabu 2 Oktober 2024, Hanya Tiket ke Sekupang yang Naik
"Belajar di luar kelas, seperti di Museum Linggam Cahaya, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal dan mencintai museum sebagai pusat informasi dan edukasi yang kaya akan nilai sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan budaya," jelas pria yang juga selaku Pemerhati Sejarah dan Budaya Lingga ini.
Ia menyebutkan, Museum Linggam Cahaya menampilkan berbagai peradaban Kesultanan Riau-Lingga, dengan koleksi yang beragam.
"Ini adalah sarana penting bagi siswa untuk mengenal sejarah, memahami fungsi koleksi, serta mempelajari kisah-kisah di baliknya,” ungkapnya.
Lazuardi juga menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama antara pihak sekolah dan Disbud Lingga, khususnya dalam bidang sejarah, pelestarian cagar budaya, dan permuseuman.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang positif, baik bagi pihak museum maupun sekolah,” imbuhnya.
Dalam kegiatan belajar bersama ini, para siswa diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bertanya mengenai berbagai topik terkait Museum Linggam Cahaya.
Mulai dari sejarah Kesultanan Riau-Lingga di Daik, adat istiadat, tradisi, permainan rakyat, hingga koleksi yang ada di museum.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan para siswa di luar pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah," pungkasnya. (yda)
( tribunbatam.id/febriyuanda )
| Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Kemenag Lingga Sepakati Hal Ini Usai Ikuti Rakor Bersama ATR/BPN |
|
|---|
| Distribusi Pertalite Diawasi Ketat, Pemkec Lingga Tegaskan Penyalur Dilarang Jual di Atas HET |
|
|---|
| Semarak Hari Kartini di SMAN 1 Lingga, Siswa Tampil Anggun di Fashion Show, Banyak yang Pangling |
|
|---|
| Batam Tektona Kepri Melaju ke Final Anjungan Fest 2026 di Riau, Tiga Atlet Voli Lingga Turut Andil |
|
|---|
| Dari Pintu ke Pintu, Polres Lingga Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Lazuardi-saat-menjelaskan-tentang-Museum-Linggam-Cahaya.jpg)