Minggu, 19 April 2026

Warga Batam Bisa Bayar Pajak Daerah hingga Retribusi Parkir Pakai QRIS, Ini Manfaatnya

Warga Batam kini bisa bayar pajak bumi dan bangunan hingga retribusi parkir pakai QRIS. Layanan dari Bank Indonesia ini menawarkan kecepatan dan aman

Editor: Dewi Haryati
freepik.com
Ilustrasi scan QRIS BRI. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hadir sebagai solusi pembayaran modern yang praktis, cepat, dan aman di era digital.

QRIS telah menjadi standar nasional untuk pembayaran berbasis QR Code di Indonesia, memudahkan masyarakat dalam bertransaksi baik di toko kecil maupun pusat perbelanjaan modern.

Penggunaan QRIS semakin populer di berbagai sektor, mulai dari ritel, transportasi, hingga pembayaran pajak dan retribusi. Namun qris ternyata punya beberapa tipe.

“Hampir semua sudah pernah melihat QRIS atau bertransaksi dengan QRIS. Namun, pernahkah Anda melihat pembayaran menggunakan QRIS di pusat perbelanjaan, mungkin kita bertanya-tanya, mengapa QRIS jarang terlihat di pusat perbelanjaan seperti itu?,” kata Inado Grace Simarya dari Bank Indonesia (BI) Kepri saat menyosialisasikan QRIS pada acara 'Temu Responden' yang digelar BI Kepri, baru-baru ini.

Baca juga: Bayar Parkir di Batam Bisa Pakai QRIS, Kepala Dishub Catat Baru 239 Transaksi

Menurut Inado, hal ini disebabkan penggunaan QRIS Dinamis yang lebih umum digunakan di pusat perbelanjaan besar. Berbeda dengan QRIS Statis yang menampilkan harga tetap, QRIS Dinamis menghasilkan kode QR yang berubah-ubah dan terhubung dengan mesin Electronic Cash Register (ECR).

“Pada QRIS Dinamis, kodenya berubah-ubah karena terhubung dengan mesin ECR. Jadi, jika Anda berbelanja di toko besar dan tidak melihat QRIS Statis, cobalah untuk bertanya apakah bisa membayar dengan QRIS. Biasanya mereka dapat memproses pembayaran QRIS melalui mesin ECR,” kata Inado.

QRIS Dinamis dipilih oleh pusat perbelanjaan karena mampu memproses transaksi dengan cepat dan efisien. Hal tersebut sangat penting untuk menghindari antrean panjang di kasir, terutama saat jam sibuk.

Banyak manfaat yang ditawarkan QRIS dalam bertransaksi. Selain lebih cepat dan efisien, QRIS juga menawarkan keamanan lebih baik karena mengurangi risiko pencurian dan peredaran uang palsu.

“Transaksi dengan QRIS memiliki batas maksimal sebesar Rp10 juta dan minimal Rp1. Jadi, jika ada yang menghubungi Anda dan menawarkan jasa pembayaran melalui QRIS di atas Rp10 juta, itu adalah penipuan,” tegas Inado.

Saat ini, Bank Indonesia terus mendorong penggunaan QRIS di berbagai sektor, termasuk transaksi pemerintah daerah seperti pembayaran pajak dan retribusi.

Baca juga: Cara Gunakan QRIS Antarnegara di Luar Negeri, Lebih Praktis Tanpa Tukar Mata Uang Asing

“Contohnya, sekarang kita bisa membayar parkir di pinggir jalan, pajak bumi dan bangunan (PBB), bahkan retribusi lainnya menggunakan QRIS, baik di Batam maupun Tanjungpinang,” ujar Inado.

Manfaat QRIS tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga oleh pemerintah dan pedagang.

Bagi pemerintah daerah, QRIS mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif, elektronifikasi pemerintah daerah, dan terwujudnya smart city.

QRIS memudahkan pemerintah dalam mendata UMKM dan melacak transaksi untuk perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Sementara bagi pedagang, QRIS menawarkan kemudahan dalam menerima pembayaran, mengurangi risiko pencurian dan uang palsu, serta membantu membangun profil kredit untuk kemudahan mendapatkan pembiayaan," pungkas Inado. (AMINUDDIN/TRIBUNBATAM.Id)


Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved