Harga Ayam Jago Tangkapan Polresta Barelang Bukan Kaleng-kaleng, Suara Kokoknya Khas
Ayam jago judi sabung yang digerebek Satreskrim Polresta Barelang di kawasan Mega Legenda pada Sabtu (2/11) malam ternyata memiliki harga fantastis.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Barang bukti tangkapan ayam sabung yang digerebek Satreskrim Polresta Barelang di kawasan Mega Legenda, Batam, pada Sabtu (2/11/2024) malam ternyata memiliki harga fantastis.
Tak seperti harga ayam pada umumnya yang dijual di pasar dengan satuan timbangan, ayam sabung yang ditangkap polisi di Batam ini memiliki harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Tak heran jika ayam yang menjadi ‘tahanan’ di parkiran kendaraan barang bukti kerap menjadi perhatian pengunjung ketika mengunjungi Polresta Barelang.
Belasan ekor ayam jago tampak terikat layaknya tahanan di sejumlah kendaraan yang terparkir tepat di samping gedung Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Seolah ayam modifikasi, taji cakar ayam ada yang ditempel pisau silet.
Baca juga: Kocak, Belasan Ayam Jago Jadi Tahanan Polisi Usai Diamankan di Mega Legenda Batam
Kini, belasan ayam jago itu masih terikat. Lilitan tali membelit kaki ayam ke ban motor. Meski begitu, suara ayam berkokok terdengar khas membuat suasana di lokasi jadi perhatian pengunjung.
Lantaran penasaran dengan suara khas ayam jantan berkokok, beberapa pengunjung mendekati ayam tersebut.
"Wah, ayam-ayam mahal ini. Pantes suara berkokoknya bagus, khas jantannya,” ujar seorang pengunjung Polresta Barelang, Roli, Senin (4/11/2024).
Ia sebelumnya penasaran mendengar ada suara ayam di sekitar kantor polisi. Roli mendekat melihat ayam sabung.
Ia pun kaget, sebab ayam tangkapan itu merupakan ayam mahal. Roli tahu betul, apalagi ia sejak kecil banyak memelihara ayam, juga pecinta ayam khas.
“Yang itu harganya mahal, bisa di atas satu jutaan itu, kelihatannya saja kecil. Kalau tak salah jenis ayam Birma itu, ekornya melenting ke atas. Tapi kalau berlaga, tenaganya kuat itu. Kalau sama ayam biasa bisa keok,” ujar Roli menunjuk ayam berbulu merah yang disebut-sebut jenis Birma.
Baca juga: BREAKING NEWS, Polisi Grebek Gelanggang Sabung Ayam, Pemilik Tempat Oknum PNS
Tak hanya jenis Birma, Roli juga menyebut beberapa ayam itu memiliki ragam jenis. Ada ayam Bangkok, Saigon dan Shamo.
Dalam praktik sabung ayam, dua ekor ayam jantan diadu dalam sebuah arena khusus. Ayam dilaga bertarung untuk mempertahankan diri dan menunjukkan kekuatan.
Namun sayang, di balik praktik ini, ada beberapa jenis ayam yang sering kali dipilih karena karakteristik fisik dan mentalnya yang tangguh dan agresif dijadikan sebagai praktik perjudian. (TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Perkuat Sistem Pembayaran Digital, BPKAD Batam Dorong Transparansi dan Efisiensi Belanja Daerah |
|
|---|
| Anggota Komisi I DPRD Batam Tumbur Hutasoit Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri di Kawasan Bisnis |
|
|---|
| DLH Batam Tinjau TPS Sementara di Fanindo, Dorong Pengangkutan Sampah Mandiri oleh Pelaku Usaha |
|
|---|
| Harga Emas Banda Baru Batam, Kamis, 14 Mei 2026, Update Pukul 12.18 WIB |
|
|---|
| Belum Sebulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Curi Motor di Nongsa, Kini Dihadiahi Timah Panas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ayam-sabung-jadi-tahanan.jpg)