PILKADA KARIMUN 2024

KPU Karimun Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pilkada di Gedung Pertemuan PKSB.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
Yeni Hartati
SIMULASI - Anggota KPU Kabupaten Karimun Devisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Tiuridah Silitonga saat menjelaskan proses simulasi kepada masyarakat yang didampingi Ketua KPU, Camat, Bawaslu dan aparat keamanan di TPS 10 Gedung PKSB. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pilkada di Gedung Pertemuan PKSB.

Dalam simulasi turut menghadirkan tim dari masing-masing paslon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Bawaslu, dan aparat keamanan.

Simulasi diawali dengan sumpah jabatan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), kemudian pembukaan logistik.

Kemudian para pemilih datang membawa surat undangan dan mendaftarkan diri. Pemilih lalu antre dan menunggu panggilan untuk mendapatkan surat suara. 

Setelah mendapatkan surat suara pemilih diarahkan menuju bilik suara untuk menyalurkan hak pilihnya dan memasukan ke kotak suara yang telah disediakan.

Pemilih mengakhiri pencoblosan dengan mencelupkan jari ke wadah berisi tinta sebagai bukti pemilih telah menyalurkan hak pilihnya.

Ketua KPU Kabupaten Karimun, Mardanus mengatakan tujuan simulasi ini guna mengenalkan kepada masyarakat terkait proyeksi serta proses dalam Pilkada serentak, pada 27 November 2024 mendatang. 

Baca juga: Pilkada Karimun Tercoreng, Ratusan Baliho Hingga Kayu Penyangga Paslon BARA Dirusak

Adapun gedung PKSB yang digunakan kegiatan simulasi pemungutan suara akan menjadi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 di kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun.

"Dalam simulasi ini kita melibatkan KPPS, PPS, PPK dan pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 10," ujar Mardanus. 

"Melalui simulasi ini, kita ingin masyarakat mendapatkan gambaran secara teknis dan kemudian melihat dinamika serta kendala dalam proses pungut hitung," tambahnya.

Memilih TPS 10 Tanjung Balai Kota sebagai lokasi simulasi, Mardanus menyebut hal ini dilakukan sebab jumlah DPT lebih dari 400 orang dan lokasi gedung yang telah tersedia.

"TPS 10 ini menjadi TPS dengan jumlah DPT terbanyak sehingga digelar disini (Gedung PKSB) untuk melihat dinamika serta kendala selama proses pemungutan berlangsung," ujarnya.

"Kemudian untuk lokasinya tinggal kita koordinasikan saja untuk penggunaannya ke pengurus gedung," tambahnya.

Selain itu, Mardanus menjelaskan teknis pemungutan suara dalam Pilkada ini masih sama saat pemilu legislatif beberapa waktu lalu.

"Secara teknisnya masih sama seperti pemilu. Hanya ada sedikit perubahan tempat duduk saksi, dan terdapat bilik suara prioritas untuk pemilih disabilitas," ujarnya.

Mardanus berharap dengan adanya simulasi ini, proses pemungutan suara bisa berjalan lancar tanpa perlu dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Tentukan kita berharap semoga Pilkada 2024 ini dapat berjalan dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Sehingga, bisa menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih dan dicintai oleh masyarakat," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved