Senin, 27 April 2026

Begal di Karimun

Warga Batam Pelaku Begal di Karimun Kepri Incar Emas Korban, Ternyata Imitasi

Terungkap motif warga Batam, Jufrizal tersangka begal di Karimun dimana korbannya seorang terapis pijat bernama Riska Prolina (30).

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
BEGAL DI KARIMUN - Polisi meringkus Jufrizal, tersangka begal di Karimun, Provinsi Kepri, Jumat (15/11). Terungkap motif tersangka berbuat pencurian dengan pemberatan (curat) kepada terapis pijat. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Polisi menangkap seorang warga Batam bernama Jufrizal tersangka begal di Karimun.

Seorang terapis pijat bernama Riska Prolina (30) jadi korban begal di Karimun itu.

Wanita 30 tahun korban begal di Karimun itu ditemukan warga dekat PLTU Tanjung Sebatak.

Polisi mengonfirmasi motif tersangka begal di Karimun karena ingin menguasai dan merampas perhiasan emas milik korban yang kerap dipakai.

Seperti kalung, gelang tangan, cincin dan gelang kaki.

Baca juga: Terapis Pijat Korban Begal di Karimun Kepri Coba Melawan Meski Leher Bersimbah Darah

Namun fakta unik terungkap dari polisi setelah kasus begal di Karimun ini terungkap.

"Tersangka selalu melihat korban memiliki dan memakai perhiasan emas berupa kalung dan gelang emas. Namun perhiasan itu imitasi," ucap Kapolres Karimun AKBP Robby Topan, Minggu (17/11/2024).

Karena tergiur dengan perhiasan itu, tersangka begal di Karimun mendatangi korban yang tinggal di salah satu kamar hotel di kawasan Tanjungbalai Kota.

Korban yang saat itu merasa pelaku adalah langganan yang selalu datang mempersilahkannya masuk.

Beberapa saat kemudian keduanya melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Baca juga: Breaking News, Kronologi Warga Batam Pelaku Begal di Karimun Kepri, Korbannya Terapis Pijat

Satu jam setelahnya, pelaku mengajak korban untuk jalan-jalan ke salah satu objek wisata air terjun.

Hingga akhirnya korban dibawa ke sekitaran lokasi PLTU Tanjung Sebatak yang menjadi lokasi begal di Karimun tersebut.

"Pelaku alasan membawa korban ke lokasi itu untuk buang air kecil. Namun tiba-tiba menyayat leher korban dengan pisau. Pelaku juga meminta paksa perhiasan dan tas milik korban," terang Kapolres.

Meski telah mengalami luka pada bagian leher, korban sempat melakukan perlawan dengan menggenggam pasir dan melemparkan ke wajah pelaku.

Atas perlawan korban itu, pelaku lalu kabur dengan membawa sepeda motor Honda Scoopy yang dipakai saat membawa korban jalan-jalan. 

Baca juga: BEGAL DI KARIMUN, Seorang Warga Dibegal 3 Orang Bawa Sajam, Dua Pelaku Tertangkap

Sementara korban yang ditinggal seorang diri berteriak minta tolong dengan kondisi tubuh penuh darah.

"Saat teriak minta tolong ini lah didengar oleh dua remaja yang sedang nongkrong. Lalu langsung dibawa ke RSBT untuk penanganan medis," ujarnya. (TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved