Minggu, 12 April 2026

Lapas Batam Bekali 60 Warga Binaan Berbagai Pelatihan, Jadi Modal Bekerja Usai Bebas

Sebanyak 60 warga binaan Lapas Batam dibekali berbagai pelatihan untuk menambah skill dan jadi modal untuk bekerja setelah bebas nanti

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Dok. Lapas Batam
PELATIHAN KETERAMPILAN - Sebanyak 60 warga binaan pemasyarakatan yang mengikuti pelatihan keterampilan di Lapas Batam, Senin (18/11/2024). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Lapas Kelas IIA Batam kembali bekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dengan keahlian sebagai modal di tengah masyarakat setelah bebas menjalani masa tahanan. 

Lapas Kelas IIA Batam gandeng Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam dan LPK Sumber Ilmu Batam menggelar pelatihan.

Sebanyak 60 peserta warga binaan yang mengikuti pelatihan pembuatan meubel, kerajinan tangan (handcraft), dan barista kopi, dilatih enam instruktur ahli dari Disnaker Kota Batam dan LPK Sumber Ilmu Batam.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari ke depan di Aula Lapas Kelas IIA Batam.

Baca juga: Petugas Gabungan Razia Narkoba dan Barang Berbahaya di Kamar Tahanan Lapas Batam

Kepala Lapas Batam, Heri Kusrita mengatakan, dalam kegiatan tersebut peserta dilatih oleh instruktur yang sudah memiliki sertifikat, bahkan pelatihan tersebut juga mendapat pendampingan dari Dinas Ketenaga kerjaan 

"Kami ingin warga binaan memanfaatkan pelatihan ini sebagai peluang untuk membangun masa depan dikemudian hari," kata Heri, Senin (18/11/2024).

Heri juga meminta kepada warga binaan yang mendapatkan kesempatan tersebut agar memanfaatkan sebaik-baiknya pelatihan yang diberikan.

Peserta tidak sekedar mendapatkan pelatihan tetapi mendapat sertifikat yang dapat digunakan di kemudian hari.

Di tempat yang sama, Kabid Pelatihan Disnaker Kota Batam, Moh Zaini, menyampaikan di tangah tantangan kemajuan jaman saat ini pentingnya adaptasi terhadap teknologi dalam industri kreatif. 

“Mebel dan handicraft kini bisa dipadukan dengan teknologi untuk meningkatkan nilai jual, bahkan hingga ke pasar internasional. Begitu juga dengan usaha kopi yang memiliki potensi ekonomi besar,” kata Zaeni.

Direktur LPK Sumber Ilmu Batam, Hairul Azhar, juga menyampaikan rasa bangga atas kesempatan untuk terlibat dalam program ini. 

Baca juga: Ketika Tangan Warga Binaan Lapas Batam Cekatan Memotong Rambut Hingga Terlihat Stylish

“Kami berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta,” katanya.

Sebagai simbol dimulainya pelatihan, atribut resmi diserahkan kepada enam perwakilan peserta. 

Program ini juga sejalan dengan akselerasi program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memberdayakan masyarakat.

Dengan pelatihan ini, warga binaan diharapkan siap terampil setelah kembali keasyarakat. (tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved