HARI GURU NASIONAL 2024

Cahaya di Ujung Negeri, Kisah Guru Zainun dan Asarina, Mengabdi Hingga Akhir Karir di Perbatasan

Kisah inspiratif para pensiunan guru yang telah mengabdi puluhan tahun di Kabupaten Natuna, dalam mencerdaskan anak bangsa

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/BIRRI FIKRUDIN
Kisah Zainun (kiri) dan Asarina (Kanan), guru pensiunan yang telah mengabdikan diri puluhan tahun untuk pendidikan di Natuna. 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Birri Fikrudin

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Dalam semilir angin Pantai Piwang, Ranai Kota, suasana upacara peringatan Hari Guru Nasional terasa hangat, pada Senin (25/11/2024).

Lebih dari sekadar upacara rutin, momentum ini menjadi ajang penghormatan bagi para pendidik yang telah mengabdikan diri untuk Negeri.

Sekaligus menilik kisah inspiratif yang lahir dari perjuangan mereka di wilayah perbatasan Indonesia, seperti Kabupaten Natuna.

Di antara para guru yang menerima penghargaan, tampak Zainun dan Asarina, yang menjadi simbol dedikasi yang menginspirasi.  

Zainun (60), seorang pensiunan guru agama dari SMPN 2 Bunguran Timur, yang telah mengabdi selama 32 tahun.

Perjalanan karirnya menjadi saksi dedikasi seorang pendidik di daerah terpencil.  

Zainun mengenang awal karirnya sebagai tenaga honorer, berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. 

Baca juga: Upacara Puncak HUT ke-79 PGRI dan Hari Guru Nasional 2024, Semarakkan Pantai Piwang

"Pertama saya di Sedanau, kemudian ke Midai, dan akhirnya menetap di Ranai," ungkapnya.

Meski sering berpindah tugas, ia tak pernah mengeluh. Baginya, menjadi guru adalah panggilan jiwa.  

“Sebagai guru agama, tugas saya tidak hanya mengajar, tetapi juga menanamkan nilai moral dan akhlak kepada siswa."

"Saya merasa bangga bisa mencerdaskan anak-anak Indonesia, terutama di Natuna,” ujarnya dengan senyuman.

Zainun mengaku tak pernah menghadapi kendala besar selama menggeluti profesi ini.

Menurutnya, kuncinya adalah mencintai pekerjaan dengan sepenuh hati. 

Baca juga: 100 Ucapan untuk Hari Guru Nasional yang Diperingati Hari Ini, Senin 25 November 2024

"Kalau kita sudah cinta dengan pekerjaan, insyaallah semuanya terasa mudah," katanya.  

Namun, ada satu hal yang membuatnya berat menghadapi masa pensiun, yaitu meninggalkan para siswa yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.

“Setelah pensiun, saya merasa sedih karena tidak lagi bisa bertemu dengan anak-anak didik. Saya rindu mengajar mereka,” tuturnya.  

Bagi Zainun, profesi guru adalah profesi mulia yang patut dibanggakan. 

Ia berharap generasi muda dapat melihat profesi ini sebagai kesempatan untuk membangun masa depan bangsa, terutama di daerah perbatasan seperti Natuna, di mana pendidikan menjadi salah satu kunci pembangunan.    

Di sisi lain, ada Asarina (60), mantan kepala sekolah di SMA Negeri 1 Bunguran Timur.

Selama 34 tahun karirnya, ia dikenal sebagai sosok disiplin yang peduli pada kemajuan pendidikan di daerah perbatasan.  

“Sejak awal mengajar di tahun 1990, saya sadar bahwa mendidik bukan pekerjaan mudah. Tapi saya optimis, bahwa pendidikan di ujung utara Indonesia adalah hal yang sangat penting dan berharga,” kata Asarina.  

Sebagai guru yang langsung diangkat menjadi PNS, ia menekankan pentingnya dedikasi dan tanggung jawab dalam profesi ini. 

Baginya, mendidik adalah bagian dari ibadah, di mana ilmu yang diberikan kepada siswa akan menjadi amal jariyah.  

“Saya selalu berkata kepada anak-anak, tuntutlah ilmu setinggi-tingginya dan gunakan untuk membangun daerah. Sukses itu dimulai dari komitmen dan tekad dalam diri sendiri,” pesannya.  

Dari Zainun dan Asarina, mengajarkan bahwa pendidikan adalah kunci membangun daerah, dan setiap siswa yang mereka didik adalah harapan bagi masa depan Natuna. 

Di ujung utara Indonesia, para guru ini menjadi cahaya yang menerangi generasi muda untuk terus maju.  

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini bukan hanya momentum untuk menghormati para pendidik, tetapi juga pengingat bahwa di balik angka-angka pendidikan, ada cerita perjuangan, cinta, dan pengabdian yang patut diresapi. (brf).

( tribunbatam.id/birri fikrudin )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved